Berita Prabumulih

Ngaku Security Perusahaan Migas, Randi Diringkus Polres Prabumulih Saat Pesta Sabu

oknum security diduga dari Perusahaan Minyak dan Gas di Prabumulih serta kaki tangan bandar sabu, Satres Narkoba Dibekuk Polres Prabumulih.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Kasat Narkoba AKP Fadillah Ermi SSos MSi ketika menginterogasi pelaku diduga bandar dan pemakai sabu yakni Randi Renaldo dan Ramadan, Selasa (8/6/2021). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Seorang oknum security diduga dari Perusahaan Minyak dan Gas di Prabumulih serta kaki tangan bandar sabu lintas kabupaten, diringkus jajaran Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Prabumulih.

Oknum security yang mengaku karyawan PT Pertamina Sumsel Zona 4 dan satu pemuda kaki tangan bandar sabu tersebut diringkus sedang pesta narkoba jenis sabu-sabu di sebuah rumah kosong atau gudang di Jalan Angkatan 45 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur, pada Senin (7/8/2021) sekitar pukul 22.00.

Security yang berhasil diringkus yakni Randi Renaldo (26) yang merupakan warga Jalan Angkatan 45 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur dan Ramadan (21) warga Jalan Tanggamus Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Turut diamankan barang bukti berupa 3 paket kecil sabu seberat 0,58 gram disimpan di dalam kotak kacamata berikut alat isap bong dan 2 handphone serta scop untuk pakai sabu.

Baca juga: Gelapkan Handphone Warga Prabumulih, Wanita asal Muaraenim Diringkus di Mall

Selanjutnya guna kepentingan penyelidikan dan proses lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti digelandang ke Mapolres Prabumulih.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun, peristiwa penangkapan terhadap kaki tangan bandar sabu dan oknum security itu bermula dari laporan masyarakat ke satuan Satres Narkoba Polres Prabumulih.

Dalam laporan tersebut diungkapkan jika di lokasi Jalan Angkatan 45 di salah satu rumah kosong sering terjadi transaksi narkoba.

Mendapat laporan itu petugas langsung melakukan penyelidikan dan setelah diketahui kebenaran petugas langsung melakukan penggerebekan dan meringkus dua pelaku saat hendak pakai sabu.

Di hadapan petugas, Randi mengaku jika dirinya merupakan security perusahaan migas di Prabumulih dan memakai sabu baru satu kali.

"Saya pakai tiga hari yang lalu, saya pakai karena jaga malam biar gak ngantuk," katanya seraya mengatakan ketika ditangkap sedang bersama Ramadan namun bukan pesta sabu.

Sedangkan Ramadan ketika dibincangi saat pemeriksaan di ruang Satnarkoba pada Selasa (8/6/2021) mengungkapkan dirinya merupakan kaki tangan bandar sabu dari Modong Kabupaten Muaraenim.

"Saya dititip teman untuk menjual di Prabumulih, tiap titip setengah jie atau sebanyak 5 paket dan saya dapat upah satu paket kecil untuk pakai," ujarnya kata pria sehari-hari membuka usaha bengkel itu.

Ramadan menuturkan, dirinya baru sekali menikmati sabu bareng dengan Randi beberapa waktu lalu namun baru ingin menikmati lagi justru kena tangkap polisi.

"Kenal Randi sejak lama, dia teman kakak saya sering ke rumah lalu akrab. Kami pakai sabu di rumah kosong milik Randi," tuturnya.

Baca juga: Beraksi di Prabumulih, Jupri Diringkus Polisi Setelah Tiga Tahun Buron

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved