Berita Muratara

Kisah Wahab Warga Muratara Batal Berangkat Haji Tahun Ini, Menunggu 9 Tahun Sambil Nyadap Karet

Wahab (57) bersama istrinya, Zalmiah dijadwalkan berangkat haji tahun 2020 kemarin namun tertunda karena ada wabah Covid-19.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Wahab (57), calon jemaah haji asal Desa Maur Baru, Kecamatan Rupit, Muratara mengikuti vaksinasi Covid-19 di RSUD Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (30/3/2021). Pemerintah memastikan tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia tahun 1442 H/2021 M. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Pemerintah memastikan tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia tahun 1442 H/2021 M.

Alasan tidak ada pemberangkatan jemaah haji tahun ini karena berkaitan dengan situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Kebijakan pemerintah tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji itu membuat para calon jemaah haji kembali mengelus dada.

Mereka harus bersabar karena keberangkatan untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci terpaksa ditunda lagi gara-gara Covid-19.

"Cuma bisa bersabar," kata Wahab (57), calon jemaah haji asal Desa Maur Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu (5/6/2021).

Wahab (57) bersama istrinya, Zalmiah dijadwalkan berangkat haji tahun 2020 kemarin namun tertunda karena ada wabah Covid-19.

Lebih sedih lagi, pasangan suami istri ini tertunda lagi berangkat haji pada tahun ini gara-gara hal yang sama yaitu Covid-19.

Padahal dia sudah sangat berharap bisa mewujudkan impiannya ke Tanah Suci tahun 2021 ini.

"Harapan kami tahun ini berangkat, kami sudah divaksin," kata Wahab dibincangi saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di RSUD Rupit beberapa waktu lalu.

Pria kelahiran tahun 1964 ini menyicil setoran haji dari tahun 2012 dan akhirnya dijadwalkan berangkat tahun 2020.

Wahab yang sehari-hari bekerja sebagai petani karet ini mengaku pantang menyerah untuk bisa berangkat ke Baitullah.

Meskipun harga karet saat ini tidak stabil bahkan kadang-kadang anjlok namun dia tak pernah mundur berjuang meraih impiannya.

Kunci sukses dalam kamus hidup Wahab adalah tidak mudah putus asa.

"Walaupun karet murah, tapi kita harus usaha terus, jangan mudah putus asa, nyadap terus.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved