Berita Kriminal Palembang
Video Viral, 2 Pengendara Motor Ugal-ugalan, Pepet dan Adang Mobil Lakukan Perusakan
Kami menduga kedua pelaku ini ada niatan akan melakukan pemerasan terhadap korban. Kedua terlapor ini berboncengan sambil memepet mobil pelapor.
Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pengemudi mobil dan dua orang pengendara motor terlihat saling adu mulut di sekitar Jalan Pangeran Ayin Kenten.
Sebanyak 3 video kejadian ini pun sempat viral di media sosial Instagram sampai akhirnya pengemudi mobil mengambil tindakan dengan melaporkan dua orang pengendara motor ugal-ugalan.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, terkait video yang menjadi viral saat ini kasusnya sudah ditangani Satreskrim Polrestabes Palembang.
"Kronologi kejadian ini, pengemudi mobil yang merupakan seorang perempuan melaporkan kejadian ke SPKT Polrestabes Palembang dan telah dilakukan olah TKP,” ujarnya saat ditemui di ruangannya.
Setelah menerima laporan, anggotanya pun langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dua orang di dalam video tersebut.
Tri menjelaskan, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke SPKT Polrestabes dengan kasus pengerusakan yang dilakukan oleh dua orang tidak mereka kenal.
"Kami menduga kedua pelaku ini ada niatan akan melakukan pemerasan terhadap korban. Kedua terlapor ini berboncengan sambil memepet mobil pelapor. Melihat hal itu korban pun berinisiatif merekam kedua terlapor tersebut," katanya.
Kemudian melihat korban yang merekam kedua orang tersebut langsung menghentikan mobil dengan menghadang laju mobil.
"Pada saat dimintai keterangan terjadi adu mulut hingga pengerusakan terhadap mobil korban yang dilakukan kedua terlapor tersebut," tambahnya.
Baca juga: Jembatan Ogan 3 Ditutup Mulai 8 Juni, Akses Warga OI, Palembang dan Banyuasin, Ini Rekayasa Lalinnya
Berdalih akan bertanggung jawab kedua terlapor ini malah kabur meninggalkan korban, sehingga korban melaporkan kejadian itu ke SPKT Polrestabes Palembang.
"Kasus ini akan kami dalami tapi kami tidak bisa beranggapan ini modusnya baru atau bukan,” ujarnya.
Dia mengimbau agar pengendara motor dan mobil khususnya wanita agar berhati-hati bila ada sesuatu di jalan arahkan ke pos polisi terdekat agar bisa diproses.