Breaking News:

Haji 2021 Batal

Haji Tahun 2021 Batal Berangkat, CJH Asal Muratara: Cuma Bisa Sabar Ngelus Dada

Keputusan Pemerintah tidak memberangkatkan Haji tahun 2021 ditanggapi oleh Calon jemaah Haji (CJH) asal Muratara Sumatera Selatan.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Wahab (57), calon jemaah haji asal Desa Maur Baru, Kecamatan Rupit, mengikuti vaksinasi Covid-19 di RSUD Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (30/3/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memastikan pemerintah tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M.

Alasan pemerintah tidak ada pemberangkatan jemaah haji tahun ini karena berkaitan dengan situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Kebijakan pemerintah tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji itu membuat para calon jemaah haji kembali mengelus dada. 

Baca juga: Haji 2021 Tak Jadi Berangkat, Kemenag OKI Minta Calon Jemaah Haji Bersabar

Mereka harus bersabar karena keberangkatan untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci terpaksa ditunda lagi gara-gara Covid-19. 

"Cuma bisa bersabar ngelus dada," kata Wahab, calon jemaah haji (CJH) asal Desa Maur Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (3/6/2021). 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Muratara, Ikhsan Baijuri mengatakan hanya bisa menyabarkan para calon jemaah haji.

Menurut dia, kebijakan ini diambil karena pemerintah menilai pandemi Covid-19 masih melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

"Ini dapat mengancam keselamatan jemaah. Kesehatan dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan," kata Ikhsan Baijuri.

Dia mengungkapkan calon jemaah haji asal Kabupaten Muratara yang seharusnya berangkat tahun ini sebanyak 93 orang dan semuanya sudah divaksin Covid-19. 

Baca juga: 3.200 Jemaah Haji Palembang Kembali Gagal Berangkat, Begini Penjelasan Kemenag

Dia berharap para calon jemaah haji yang batal berangkat ke tanah suci tahun ini dapat bersabar karena saat ini masih terjadi pandemi Covid-19. 

"Mari kita sama-sama berdoa semoga virus corona ini segera berlalu, sehingga para jemaah haji ini bisa memenuhi panggilan ke tanah suci tahun depan," katanya. 

Ikhsan Baijuri menambahkan, tahun lalu ada calon jemaah haji menarik setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BiPIH) karena pembatalan keberangkatan ini. 

"Kalau tahun kemarin ada dua (calon jemaah haji) yang mengajukan penarikan dana setoran pelunasan BPIH, suami istri, katanya untuk keperluan keluarga," ujar Ikhsan Baijuri. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved