Haji 2021 Batal

3.200 Jemaah Haji Palembang Kembali Gagal Berangkat, Begini Penjelasan Kemenag

Ribuan jemaah haji asal keberangkatan Kota Palembang kembali harus bersabar, setelah Pemerintah Indonesia keberangkatan haji tahun ini dibatalkan.

Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Haji. 3.200 Jemaah Haji Palembang Kembali Gagal Berangkat 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Ribuan jemaah haji asal keberangkatan Kota Palembang kembali harus bersabar, setelah Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama memutuskan bahwa keberangkatan haji tahun ini dibatalkan.

Imbasnya, tahun ini 3.200 jemaah dari Kota Palembang kembali tak bisa berangkat. 

Padahal sebelumnya, sempat muncul kabar bahwa ada kemungkinan untuk keberangkatan haji asal jemaah telah divaksin dan masa waktu ibadah pun dipersingkat. 

Juru Bicara Walikota Palembang bidang Keagamaan, Deni Priansyah mengatakan dengan penundaan keberangkatan ini maka para jemaah tahun keberangkatan 2020 jadwalnya kemungkinan diberangkatkan tahun 2022. 

"Harusnya tahun ini yang berangkat jemaah yang berangkat di tahun 2020, karena keputusan ini maka tentu para jemaah yang harusnya berangkat di 2021 juga menunggu, " Ujarnya, Kamis (3/6/2021)  

Baca juga: Jembatan Ogan 3 Ditutup Mulai 8 Juni, Akses Warga OI, Palembang dan Banyuasin, Ini Rekayasa Lalinnya

Deni yang juga Kepala Kemenag Kota Palembang itu menjelaskan, pelaksanaan ibadah haji tahun ini masih dalam kondisi pandemi covid 19 sehingga Sesuai dengan surat keputusan Menteri Agama nomor 660 tahun 2021 pemerintah menetapkan kebijakan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 masih mempertimbangkan prinsip penanggulangan wabah dan ajaran Islam yakni menjaga jiwa. 

Akibat pembatalan ini berdampak pada aspek pembinaan pelayanan dan perlindungan dalam penyelenggaraan ibadah haji sehingga perlu ditetapkan kebijakan baru. 

Untuk itu, Pemerintah menjelaskan status jemaah haji dan pengembalian setor lunas BPIH. 

Untuk Jemaah haji reguler, bagi yang telah melunasi bpih pada tahap ke-1 dan tahap kedua untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 akan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2022 sepanjang kuota Haji tersedia. 

Jamaah haji yang telah melunasi bpih pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 dan meminta pengembalian sektor lunas bpih menjadi prioritas berhak melunasi bpih pada penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2022. 

Baca juga: Gaji ke -13 Pemkot Palembang Belum Cair, Kepala BPKAD Ungkap Alasannya

Sedangkan jemaah haji cadangan  yang telah melunasi bpih pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 tetap sebagai cadangan Yang pengisian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.  

Jemaah haji yang berhak melunasi bpih pada tahap 1 untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 tetapi tidak melunasi bpih menjadi jemaah haji berhak melunasi bpih pada penyelenggaraan haji tahun 1443 atau Tahun 2022 sepanjang kuota Haji tersedia

Untuk Jemaah Haji Khusus, yang telah melunasi bpih tahap ke-1 dan tahap ke-2 untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2022 sepanjang kuota tersedia

"Sama seperti jemaah haji reguler prinsipnya," Ujarnya 

Deni berharap jemaah yang kembali menunggu semoga dapat bersabar dan berdoa agar kondisi pandemi ini bisa segera teratasi dan keberangkatan Haji dapat dilakukan. (

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved