Berita Lubuklinggau

Update Kasus Corona di Lubuklinggau, Dinkes Klaim Belum Ada Klaster Lebaran

Arus mudik Lebaran Idul Fitri 2021 di klaim Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau belum menimbulkan potensi lonjakan kasus positif Covid-19.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Cikwi menyampaikan Update Corona di Lubuklinggau 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Arus mudik Lebaran Idul Fitri 2021 di klaim Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau belum menimbulkan potensi lonjakan kasus positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Cikwi menyampaikan belum adanya lonjakan kasus ini terlihat dari jumlah penambahan kasus selama beberapa hari terakhir.

"Penambahan ada satu kasus selama Lebaran ini tapi bisa dikatakan bukan klaster Lebaran tapi klaster lama," kata Cikwi pada wartawan, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Lantik Direktur PDAM Baru, Wali Kota Lubuklinggau Minta Langsung Kerja

Menurutnya klaster Lebaran baru akan diketahui setelah beberapa pekan kemudian, mengingat orang mudik itu rata-rata seminggu sebelum lebaran dan sejauh ini masih klaster lama.

"Penambahan di Linggau kelang tiga hari satu, untuk yang delapan kemarin saja sebelum lebaran, jadi berangsur-angsur mulai dua, empat, kita sekarang diminta provinsi input data jam 11 sementara data baru masuk sore, sehingga terpaksa dikomulatif besoknya," ujarnya.

Hanya saja, meski untuk lonjakan kasus belum bisa diprediksi, namun dari pemerintah pusat sudah mengklaim bakal ada lonjakan selama arus mudik Lebaran.

"Walaupun ditotal tidak boleh pulang setidaknya 10-30 persen orang berhasil  lolos pulang, jadi kita tidak menapikkan itu, tapi kita sudah siaga selalu menerapkan prokes," katanya.

Termasuk, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau selama ini tetap menggalakkan vaksinasi Covid-19, total saat ini jumlah warga Lubuklinggau yang sudah divaksin mencapai 18.000 ribu orang.

"Semua sudah kita vaksin baik lansia dan guru-guru, jadi sudah sesuai SOP, totalnya kurang lebih 18.000 ribu," ujarnya.

Ia menyebutkan jumlah warga yang terpapar di Kota Lubuklinggau terus turun, total sekarang warga yang terpapar Covid-19  sebanyak 1.444 orang, sementara yang di rawat dan isolasi mandiri hanya 28 orang.

"Mereka ada yang di rumah dan rumah sakit," ungkapnya.

Baca juga: Petani Cabai di Lubuklinggau Sumringah Karena Harga Tinggi, Kebun Dijaga Siang Malam

Bahkan kondisi rumah sakit sekarang untuk RSUD Siti Aisyah dari 16 tempat tidur hanya terisi dua tempat tidur, RS dr Sobirin dari 12 tempat tidur hanya terisi empat tempat tidur, RS Ar Bunda 34 tempat tidur dan RS Siloam hanya dua tempat tidur.

Sementara kondisi Kota Lubuklinggau sekarang menurut Kemenkes Zona Oranye sedangkan  menurut Mendagri Lubuklinggau zona kuning karena tidak satu pun RT  di Lubuklinggau zona orange yang ada hanya kuning.

"Jadi cukuplah, kita berharap tidak nambah lagi, untuk kedepan kita bisa merawat dari pada pasien Covid-19 kalau ada lonjakan," katanya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved