Berita Kriminal Palembang

Disabet Golok di Sako Palembang, Edro Terpaksa Lebaran Tanpa Motor Kesayangan

Nasib buruk dialami oleh Edro Allendra (34) warga Jalan Pangeran Ayin Kelurahan Sako Palembang. Motornya dilarikan kenalannya menjelang lebaran.

TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA
Olah TKP kejadian curas yang dialami oleh Edro, terjadi di samping Masjid Al Hanif Kelurahan Sialang Kecamatan Sako Palembang. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Nasib buruk dialami oleh Edro Allendra (34) warga Jalan Pangeran Ayin Kelurahan Sako Palembang.

Bila orang lain dapat THR sebelum lebaran, Edro justru dapat sial karena motor kesayangannya dirampas orang sehari sebelum lebaran Idul Fitri, Rabu (12/5/2021) sekira pukul 00.30.

Tidak hanya kehilangan motornya, seperti jatuh tertimpa tangga, kejadian yang menimpa Edro ini merupakan bagian dari aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di samping Masjid Al Hanif Kelurahan Sialang Kecamatan Sako Palembang.

Sepeda motor milik Edro yang dibawa lari oleh pelaku yakni Honda Vario Techno putih nopol BG 6024 AAR.

Baca juga: Tak Open House, Sekda Kota Palembang Pilih Kumpul Dengan Keluarga dirumah 

Akibat kejadian ini, Edro (korban) harus mengalami kerugian sekitar Rp20 juta, dan karena hal ini dia langsung melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. 

Tanpa perlu menghabiskan waktu, laporan korban ditindaklanjuti dengan cepat oleh petugas piket SPKT.

Identifikasi, dan piket Reskrim Pidum Polrestabes Palembang dengan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Hal ini guna melakukan oleh TKP untuk mencari bukti petunjuk, dan mengumpulkan keterangan saksi saksi.

Edro menuturkan kejadian bermula saat dia diajak kenalan terlapor Otto (DPO) bertemu di TKP dimana terlapor sudah menunggu di TKP bersama seorang temannya. 

"Lalu, setibanya saya di TKP. Saya langsung memarkirkan sepeda motor dan hendak menjabat tangan Otto ini, eh tiba tiba saja dia langsung memukul pipi kiri saya," ujar Edro.

Saat hendak memukul lagi, pukulan tersebut langsung ditangkis korban.

Karena pukulannya ditangkis, terlapor Otto langsung menendang perut korban. 

"Saya juga berusaha membela diri dengan menendang ke arah perut terlapor sehingga terlapor mundur ke belakang," katanya.

Baca juga: Update Covid-19 di Kota Palembang, Kasus Terkonfirmasi Capai 11.304 Orang

Tak dinyana, tanpa pikir panjang terlapor langsung mengeluarkan sebilah golok dari dalam jaketnya. 

"Lalu menyabetkan golok yang mengenai lengan sebelah kiri saya hingga lecet, otomatis saya langsung lari menyelamatkan diri dan meninggalkan motor di TKP. Kemudian motor dilarikan oleh teman terlapor," jelasnya.

Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah membenarkan adanya laporan kasus curas ini. 

"Kasus 365 KUHP ini masih dalam penyelidikan Satreskrim. Saya peringatkan agar warga lebih berhati hati lagi saat berpergian di malam hari karena kejahatan bisa terjadi kapan dan dimana saja," ujarnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved