Breaking News:

Mudik Lokal di Sumsel Resmi Dilarang

Bupati Muratara Devi Suhartoni: Kita Takut Pemudik Itu Bawa Pulang Virus

Tentang Larangan Mudik, Bupati Muratara H Devi Suhartoni mengatakan pemerintah daerah harus meneruskan apa yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Tentang Larangan Mudik, Bupati Muratara H Devi Suhartoni mengatakan pemerintah daerah harus meneruskan apa yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Mudik lokal jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M di Sumatera Selatan (Sumsel) resmi dilarang.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Nasrun Umar dalam konferensi pers di Palembang, Senin (3/5/2021). 

Dia mengatakan, pelarangan mudik tersebut sesuai dengan peraturan dari pemerintah pusat.

"Kalau pusat melarang tentu secara integral kita di daerah harus melanjutkan apa yang sudah digariskan oleh pemerintah pusat," katanya. 

Baca juga: Sekolah di Tengah Pandemi Covid-19, Banyak Anak Kelas 1 SD di Muratara Belum Bisa Baca

Menurut Nasrun, semua pihak harus memaknai surat edaran gubernur mengenai mudik sebagai kesatuan narasi kebijakan dari pusat.

Dia menjelaskan, larangan mudik ketat harus diberlakukan juga untuk masyarakat Sumsel.

Untuk itu, Pemprov Sumsel pun akan melaksanakan aturan tersebut dengan penuh tanggung jawab.

"Sebetulnya makna pengecualian diperbolehkan mudik sama dengan pusat, satu prinsip, satu narasi seperti yang telah disampaikan Mendagri.

Hanya orang sakit, melahirkan, keluarga meninggal di kampung, perjalanan dinas dan distribusi logistik itu yang dibolehkan," kata Nasrun. 

Halaman
12
Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved