Berita Lubuklinggau
Menyantap Lemang Bambu Daun Lerek di Lubuklinggau, Dipercaya Bisa Turunkan Kolesterol
Lemang Bambu Daun Lerek di Jl Yos Sudarso, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau menjadi pilihan berbuka warga.
Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Pegawai Rusmini saat memanggang lemang bambu daun lerek pesanan pembeli, Selasa (20/4/2021).
Satu lemang bambu murni dihargainya Rp 18 ribu, kemudian bila ditambah dengan campuran pendamping lainnya seperti bumbu redang, kari, hingga srikaya harganya sedikit berbeda.
"Khusus srikaya nambah Rp 4 ribu sementara bila yang rendang dengan kari agak mahal Rp 10 ribu, jadi tergantung mau campurannya apa," ungkapnya.
Ia pun menjamin, lemang buatannya berbeda bila dibanding dengan lemang-lemang lainnya, karena teksturnya garing, serta dapat bertahan hingga dua sampai tiga hari.
"Kalau lemang bambu alas daun pisang agak lengket, apalagi kalau sudah lebih dari sehari, sementara dengan daun lerek ini teksturnya kering dan tetap gurih," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/lemang-bambu-daun-lerek-di-lubuklinggau.jpg)