Berita Ogan Ilir

Perbaikan Jembatan Ambruk di Tanjung Mas Ogan Ilir Hampir Selesai, Akses 2 Kecamatan Kembali Normal

Beberapa jembatan rusak di Ogan Ilir, satu demi satu diperbaiki guna memperlancar akses kendaraan maupun warga.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Progres perbaikan jembatan ambruk di Desa Tanjung Mas, Rantau Alai, Ogan Ilir yang hampir rampung. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir memperbaiki infrastruktur maupun sarana-prasarana publik, terus dikerjakan.

Beberapa jembatan rusak di Ogan Ilir, satu demi satu diperbaiki guna memperlancar akses kendaraan maupun warga.

Terbaru, jembatan ambruk di wilayah Desa Tanjung Mas, Kecamatan Rantau Alai, kini hampir selesai diperbaiki.

Jembatan ini pada pekan lalu, tepatnya pada Jumat (9/4/2021) petang, ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani.

Ia pun meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ogan Ilir segera memperbaiki jembatan tersebut.

Perbaikan jembatan yang merupakan akses penghubung Kecamatan Rantau Alai dan Kandis ini pun kini hampir selesai.

"Perbaikan jembatan sejak lima hari lalu dan kini hampir selesai," kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir, Juni Eddy melalui Kabid Bina Marga, Dody Isfansyah, Jumat (16/4/2021).

Dody menjelaskan, jembatan di Desa Tanjung Mas ini memiliki panjang 14 meter dan lebar 3,6 meter.

Perbaikan struktur utama jembatan yaitu dengan menggunakan besi H Beam ukuran 300x300 milimeter.

Karena struktur utama jembatan yang ambruk, perbaikan jembatan menggunakan peralatan hammer pile dan chain block 15 ton dan dongkrak hidrolik 20 ton dan beberapa alat bantu lainnya

"Untuk diketahui, bobot jembatan sekitar 12 ton, di sinilah keuntungan penggunaan struktur bangunan atas berupa besi H Beam. Karena perawatan dan penanggulan apabila terjadi bencana, lebih mudah diperbaiki asal mengetahui secara teknis pengerjaannya," jelas Dody.

Baca juga: Usai Satu Bulan Pemeriksaan, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Serahkan Laporan Keuangan ke BPK

Baca juga: Mengenal Sosok Lettu Doni Prasetyo, Komandan Kompi Kavaleri Kodam II Sriwijaya

Untuk diketahui, sejak tahun 2014, jembatan di Ogan Ilir telah dimodifikasi dengan pengunaan besi H Beam sebagai bangunan atas jembatan.

Dijelaskan, perbaikan jembatan diawali dengan pembuatan tiang-tiang abutment dengan pipa besi berukuran 8 inchi yang dijadikan sebagai alat bantu pijakan untuk chain block.

Dan juga dongkrak hidrolik sehingga secara perlahan dapat mengangkat fisik jembatan yang ambruk tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved