Tanda Kepangkatan TNI AD

Mengenal Tanda Kepangkatan TNI Angkatan Darat dari Tingkat Terendah Hingga Tinggi

Bagi masyarakat umum, biasanya kurang paham akan penyebutan tanda kepangkatan di Koprs Angkatan Darat atau TNI AD.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
KOMPAS/EDNA CAROLINE PATTISINA
Ilustrasi TNI AD. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bagi masyarakat umum, biasanya kurang paham akan penyebutan tanda kepangkatan di Koprs Angkatan Darat atau TNI AD.

Biasanya, orang dahulu lebih paham akan penyebutan kepangkatan di TNI Angkatan Darat ketimbang sekarang. Sehingga, lebih baik mengetahui tanda kepangkatan di struktural TNI AD agar tidak salah dalam penyebutan tanda kepangkatan di Koprs berbaju hijau ini.

Di TNI AD ataupun jajaran TNI, biasanya penyebutan tanda kepangkatan tidak jauh berbeda. Hanya saja, ada tambahan sesuai dengan tempat pendidikan atau awal bertugas tentara yang bersangkutan.

Mari kita ulas sedikit tanda kepangkatan di Koprs TNI AD dari tingkat terendah hingga yang tertinggi.

Di tingkatan TNI AD, pastinya ada pangkat yang terendah hingga tinggi. Biasanya, tingkatan tersebut berdasarkan tingkatan yang paling terenda yakni Tamtama, Bintara, Perwira Pertama, Perwira Menengah hingga Perwira Tinggi atau Jenderal.

Untuk tingkatan Tamtama, biasanya terbagi jadi dua yakni Tamtama Muda dan Tamtama Tinggi. Untuk Tamtama Muda antara lain : Prajurit Dua atau Prada, Prajurit Satu atau Pratu, dan Prajurit Kepala atau Praka.

Untuk tanda kepangkatan Prajurit Dua hingga Kepala, ditandai dengan tanda balok berwarna merah di lengan baju dinas prajurit.

Sedangkan untuk Tamtama tinggi antara lain Kopral Dua atau Kopda, Kopral Satu atau Koptu, dan Kopral Kepala atau Kopka. Tanda kepangkatan Kopral ini, berbentuk seperti huruf V tetapi berwarna merah di lengan baju dinas prajurit.

Setelah tanda kepangkatan Tamtama, naik lagi ke tingkat yang lebih tinggi yakni Bintara. Disini, tingkat Bintara mulai dari yang terendah hingga tinggi.

Untuk Bintara, biasanya dimulai dari pangkat Sersan Dua atau Serda, Sersan Satu atau Sertu, Sersan Kepala atau Serka dan Sersan Mayor atau Serma. Tanda kepangkatan ini, biasanya berbentuk huruf V dengan warna kuning di bagian lengan baju dinas prajurit.

Untuk Bintara tinggi, ada dua tingkatan sebelum naik ke tingkat perwira. Di pangkat ini, ada dua tingkatan yakni Pembantu Letnan Dua atau Pelda dan Pembantu Letnan Satu atau Peltu. Tanda kepangkatan Pembantu Letnan ini hampir menyerupai angka 3. Biasanya, prajurit yang sudah menyandang pangkat Pembantu Letnan ini, tanda pangkatnya dikenakan di pundak kanan dan kiri baju dinas prajurit.

Selanjutnya, tanda kepangkatan lainnya yakni Perwira Pertama atau Pama. Urutan tanda kepangkatan perwira pertama ini dimulai dari Letnan Dua atau Letda, Letnan Satu atau Lettu, dan Kapten.

Tanda kepangkatan mulai dari Letda, Lettu dan Kapten ini, berbentuk balok berwarna kuning. Balok berwarna kuning mulai dari balik satu hingga tiga ini, dikenakan di bagian pundak sebelah kanan dan kiri prajurit.

Selanjutnya, ada pula Perwira Menengah atau Pamen. Disini, ada tiga tingkatan kepangkatan. Di
Perwira Menengah ini, terdiri dari
Mayor, Letnan Kolonel atau sering disingkat Letkol dan Kolonel. Bentuk tanda kepangkatan ini berbentuk bunga melati.

Mulai dari satu bunga melati untuk Mayor, dua bunga melati untuk Letkol dan tiga bunga melati untuk Kolonel. Tanda kepangkatan ini, dikenakan perwira menegah di pundak kanan dan kiri prajurit.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved