Apa Itu Bitcoin? Heboh Gadis Bulukumba yang Dilamar Dengan 2 Koin Bitcoin Seharga Rp 1,6 Miliar
Bau Tenri Abeng (31) asal Desa Singa, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dilamar dengan dua keping bitcoin. Bitcoin merupakan s
Penemu Bitcoin adalah Satoshi Nakamoto, yang diketahui meluncurkan mata uang digital tersebut pertama kali ke internet pada 2009.
Akan tetapi, identitas asli Nakamoto masih belum dapat dipastikan karena nama tersebut ternyata merupakan nama alias.
Ada beberapa orang yang mengklaim sebagai pemilik nama samaran itu.
Sejauh ini, sudah ada beberapa layanan yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran, salah satunya PayPal.
Bitcoin bahkan juga bisa digunakan untuk membeli mobil buatan Tesla Inc.
Bitcoin menjadi berharga karena orang-orang bersedia menukarnya dengan barang atau jasa nyata, dan bahkan rela menukarnya dengan uang tunai.
Setiap 'keping' Bitcoin pada dasarnya adalah file komputer yang disimpan dalam aplikasi 'dompet digital' di smartphone atau komputer.
Para pemilik Bitcoin bertransaksi dengan cara mengirimkan (satu atau sebagian) uang digital tersebut melalui dompet digital. Lalu, setiap transaksi Bitcoin dicatat dalam daftar publik yang disebut blockchain.
Hal ini memungkinkan pelacakan riwayat Bitcoin, sehingga mencegah seseorang membelanjakan koin yang tidak mereka miliki, membuat salinan (copy) Bitcoin, atau membatalkan transaksi.
Ada tiga cara utama, yang bisa dilakukan seseorang untuk mendapatkan Bitcoin, yaitu: Membeli Bitcoin menggunakan uang 'nyata' Menjual barang dan menerima pembayaran dengan Bitcoin
Menambang Bitcoin
dengan menggunakan komputer Menambang Bitcoin Istilah 'menambang' erat kaitannya dengan cara seseorang mendapatkan Bitcoin. Pada dasarnya, kegiatan ini hanyalah gambaran sederhana dari proses komputer untuk mendapatkan Bitcoin, yang diibaratkan seperti menambang emas.
Agar sistem Bitcoin berfungsi, orang-orang dapat memerintahkan komputer mereka untuk memproses transaksi bagi semua orang. Komputer diatur sedemikian rupa, agar dapat melakukan proses perhitungan yang sangat rumit.
Dari situ, pemilik komputer mendapat imbalan berupa Bitcoin. Karena proses perhitungan tersebut sangat rumit, maka dibutuhkan komputer yang kuat untuk mendapatkan Bitcoin.
Hal inilah yang kemudian disebut sebagai 'menambang'. Akan tetapi, sistem Bitcoin telah diatur sedemikian rupa, sehingga proses perhitungan yang diperlukan untuk mendapatkan Bitcoin menjadi semakin sulit seiring berjalannya waktu.