Breaking News:

2 Bocah Kakak Adik Tewas Tenggelam

BREAKING NEWS: 2 Bocah Kakak Adik di Sukarami Tewas Terpeleset ke Kolam Limbah

Jenazah sudah diambil orang tuanya, keluarga dari ibunya tidak mau anaknya di autopsi. Dan hasil identifikasi awal tidak ada tanda-tanda kekerasan.

SRIPO/ANDIKA
Tim identifikasi dan piket Reskrim Polrestabes Palembang saat mendatangi lokasi meninggalnya kakak adik, tewas diduga terpeleset ke kolam limbah. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Diduga tidak bisa berenang, dua beradik ditemukan meninggal di dalam kolam pembuangan limbah, di Kompleks Asrama Auri Kelurahan Talang Betutu Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (11/4/2021) sekitar pukul 19.18.

Keduanya terpeleset saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), kini jenazah keduanya sudah berada di rumahnya untuk dimakamkan.

Korban merupakan pelajar yakni kakak DA (12) dan MA (10) keduanya warga Jalan Lukman Idris Kelurahan Sukodadi Palembang.

Polisi sudah mendatangi lokasi kejadian saat menerima adanya laporan, piket SPKT, Reskrim PPA, identifikasi Polrestabes Palembang dan dari Polsek Sukarami.

Informasi yang dihimpun, bermula kedua korban sekira jam 18.15, pergi ke mesjid untuk salat Magrib.

Usai menjalankan salat magrib, lalu keduanya diajak temannya BM ke rumahnya yang ada di komplek Auri, dengan maksud untuk berpamitan kepada orang tuanya karena ingin melihat acara pawai obor.

Saat di perjalanan tiba tiba korban MA terpeleset ke dalam kolam pembuangan limbah berukuran 4X3 M dan dalam 2,5 M.

Melihat adiknya masuk kedalam air, korban DA sebagai kakak ingin menolong namun sayangnya juga terpeleset ikut terjatuh. Lalu, melihat keduanya terjatuh temannya BM langsung mencari pertolongan.

Pada saat itu saksi meminta pertolongan kepada patroli TNI yang sedang melakukan keliling berpatroli.

Baca juga: Herman Deru Tinjau Pasar Jelang Ramadan 1442 H, Nilai Kenaikan Harga Bahan Pokok Tergolong Wajar

Baca juga: Ramadan Berkah di Amaris Hotel Palembang, Berbuka Sepuasnya Rp 70 Ribu

Kemudian setiba kembali di TKP petugas TNI Auri sudah tidak melihat keduanya diatas air, lalu oleh petugas TNI langsung melakukan pencarian dan akhirnya kedua korban ditemukan didasar, lalu diangkat ke atas air.

Kedua korban lalu dievakuasi menggunakan mobil ambulans milik Lanud untuk dilarikan kerumah sakit Rika Amelia, setelah tiba di RS untuk diberikan penanganan media lebih lanjut, namun nyawa keduanya tidak bisa lagi tertolong dan dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit.

Sementara, Kassubag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah membenarkan adanya kejadian terceburnya kakak dan adik ke dalam kolam pembuangan limbah.

"Kini jenazah sudah diambil orang tuanya, pihak keluarga dari ibunya tidak mau anaknya di autopsi. Dan hasil identifikasi awal tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ungkap Abdullah.

Ikuti Kami di Google Klik

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved