Breaking News:

Ramadhan 2021

Aturan Rumus Cara Menghitung THR 2021, Termasuk Pekerja Masa Kerja Kurang dari 1 Tahun

Dalam surat edaran itu, dijelaskan aturan, rumus cara menghitung pemberian THR dan syarat pekerja yang berhak dapat THR

Istimewa
Pemerintah telah mengeluarkan aturan pemberian tunjangan hari raya (THR) tahun 2021 yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA-Pemerintah telah mengeluarkan aturan pemberian tunjangan hari raya (THR) tahun 2021 yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021.

Surat Edara itu dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Dalam surat edaran itu, dijelaskan aturan, rumus cara menghitung pemberian THR dan syarat pekerja yang berhak dapat THR.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pada 2021, THR wajib dibayarkan penuh kepada pekerja dan buruh. Pada 2020, pengusaha diberi kelonggaran pemberian THR dengan alasan kelangsungan usaha.

Menurut Ida, kini ekonomi sudah lebih membaik, maka THR wajib dibayar penuh.

"THR keagamaan adalah merupakan pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan pengusaha, kepada pekerja atau buruh paling lama tujuh hari sebelum Hari Raya keagamaan tersebut," kata Ida dalam konferensi pers virtual, di YouTube Kemenaker RI, Senin (12/4/2021).

Baca Ini Isi Lengkap Surat Edaran Kemenaker

Pekerja lebih dari 12 bulan

Dengan memanfaatkan momentum bulan Ramadhan 2021, Kemenaker mewajibkan pengusaha untuk memberi THR penuh.

THR keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak).

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved