Breaking News:

Kisah Pilu Siswi SMK Tinggal di Rumah Reyot Pasca-Ibu Meninggal, Ditinggal Ayah setelah Menikah Lagi

Sudah bertahun-tahun ia hidup sebatang kara di rumah reyot di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kolase Tribun Bogor/Tribun Banten
Siti Nuraida, pelajar SMK yang tinggal digubuk reot sejak bertahun-tahun 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kisah gadis remaja yang masih duduk di bangku SMK harus hidup sendiri setelah ibunya meninggal dunia.

Sejak kecil ia tak merasakan kasih sayang seorang ibu dan juga ayah.

Pasalnya, sang ayah tak tau di mana rimbanya setelah menikah lagi pasca-ibunya meninggal dunia.

Ibunya meninggal saat ia masih berusia 3 tahun.

Kini ia hidup bersama keponakannya di gubuk reyot.

Gadis yang akrab disapa Aida itu harus merawat dan menjaga keponakannya yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar.

Sudah bertahun-tahun ia hidup sebatang kara di rumah reyot di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Rumah tersebut merupakan penginggalan dari neneknya.

Aida saat ini berstatus pelajar siswi SMK di Pandeglang.

Kakak Merantau ke Jakarta

Halaman
1234
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved