Breaking News:

Jangan Coba-coba, Polisi Tangkap Tiga Warga Bakar Lahan di Muratara, Pemilik Lahan Masih Dicari

Polisi menangkap tiga pria yang kedapatan sedang membakar lahan di Desa Embacang Baru, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah 
Tiga pria ditangkap Satreskrim Polres Muratara karena kedapatan sedang membakar lahan di Desa Embacang Baru, Kecamatan Karang Jaya.  

Lahan tersebut diketahui milik Eko, warga Desa Sukamana, Kecamatan Suku Tengah Lakitan Ulu Terawas, Kabupaten Musirawas, yang kini masih dicari polisi.

"Setelah diukur menggunakan alat GPS di TKP bahwa lahan yang sudah terbakar seluas 2,8 hektare, sedangkan yang belum sempat dibakar masih 1,2 hektare lagi, masih dalam keadaan hamparan kayu," jelas Dedi. 

Sementara saat diwawancarai awak media, ketiga pria yang diamankan polisi mengakui memang benar mereka melakukan pembakaran lahan yang sebelumnya sudah ditebas. 

Dijelaskannya, mereka bertiga bersama satu orang lagi yang masih dicari polisi sebenarnya mendapat borongan dari pemilik lahan untuk menyemprot lahan yang akan dijadikan kebun sawit. 

"Kami cuma dibayar untuk nyemprot di lahan itu, rencananya mau dibuka kebun sawit, dahan-dahan kayunya sudah di kotak-kotak oleh Excavator. 

Setelah kami nyemprot, yang punya lahan minta kami sekalian bakar, tidak diupah kalau bakar, kami diupah nyemprot saja," jelas salah seorang pembakar lahan. 

Mereka mengaku menyemprot lahan tersebut diupah sebesar Rp 100 ribu per orang untuk setiap hektare dengan luas lahan 4 hektare. 

Ketiga pembakar lahan mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama. 

Mereka meminta maaf kepada pemerintah dan kepolisian, serta mengajak seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Muratara untuk tidak membakar lahan. 

"Iya Pak kami tahu kami salah, kami minta maaf, kami tidak akan lagi membakar lahan, cuma kami ini hanya buruh, kami disuruh, kami nyari makan, ya kami nurut saja, tidak nyangka sampai ditangkap ini," katanya. 

 
 

Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved