Breaking News:

Ingin Kembali ke Mantan, ABG Ini Datangi Dukun, Nekat Lakukan Ritual Tak Senonoh, Ada Ancaman Santet

Karena tak tahan dengan perlakuan pelaku, korban pun melaporkan dukun cabul itu ke polisi.

Kompas.com
ILUSTRASI Pelecehan Seksual 

Diketahui dukun cabul itu berinisial FM alias Bayu atau Wongso (40), sementara korban merupakan pelajar di Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal yang berinisial OI (16).

Atas laporan OI, Satreskrim Polres Kendal membekuk FM atas aksi pencabulan tersebut.

Ungkap kasus pencabulan di Mapolres Kendal, Rabu (7/4/2021).
Ungkap kasus pencabulan di Mapolres Kendal, Rabu (7/4/2021). (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

Kronologi

Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengungkapkan, perbuatan cabul itu pertama kali dilakukan oleh pelaku pada 30 Juli 2020 di sebuah kamar rumah, di Kecamatan Cepiring.

Ia menuturkan, aksi pencabulan yang dilakukan Bayu itu dengan memanfaatkan profesi barunya sebagai dukun selama 1 tahun terakhir.

"Tersangka mengaku sebagai dukun dari profesi sebelumnya seniman barongan," terangnya saat gelar perkara, Rabu (7/4/2021) di Mapolres Kendal.

AKBP Raphael menjelaskan, awal mula tindak pencabulan itu terjadi saat korban mendapatkan masalah dengan pacarnya hingga hubungannya renggang.

Korban pun curhat kepada anak tersangka yang merupakan sahabat korban dengan tujuan bisa membantu menyelesaikan masalahnya.

Sang anak pun kemudian mengantarkan korban kepada ayahnya yang berprofesi sebagai dukun tersebut.

Saat bertemu dengan tersangka, korban dijanjikan bahwa hubungannya dengan sang pacar segera kembali asalkan mengikuti saran sang dukun.

Halaman
1234
Editor: Weni Wahyuny
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved