Breaking News:

Perampokan Dana BOS di Prabumulih

Dona Habiskan Uang Rampokan Dana BOS Prabumulih Untuk Main Judi

Pelaku bandit pecah kaca yakni Maradona Bin M Ali Hasan (35) yang membawa kabur dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mengaku

TRIBUN SUMSEL/EDISON
Maradona Bin M Ali Hasan (35), satu dari 5 bandit pecah kaca yang beraksi memecahkan kaca mobil Kepsek SMAN 1 Prabumulih dan membawa lari uang Bos ratusan juta. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Pelaku bandit pecah kaca yakni Maradona Bin M Ali Hasan (35) yang membawa kabur dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kepala SMA Negeri 1 Prabumulih mengakui uang hasil bagian Rp 17 juta dari bagian dipakai judi sabung ayam di Kota Lubuk Linggau.

"Saya dapat bagian Rp 17 juta lalu saya bawa ke Linggau, uang saya pakai untuk judi sabung ayam," ungkap Maradona ketika press realise di halaman Polsek Prabumulih Timur, Kamis (8/4/2021).

Warga Jalan Garuda No 556 RT 009 Kelurahan Bandung Ujung Kecamatan Linggau Barat 1 Kota Lubuk Linggau itu mengaku dirinya lalu ke Bengkulu dan naik pesawat ke Jakarta.

"Lalu dari Jakarta saya naik mobil ke Bandung dan Cimahi nyari kontakan untuk nyumput (bersembunyi-red), saya beli televisi dan transport pakai uang hasil bagian pecah kaca itu," jelasnya.

Pria akrab disapa Dona yang memiliki anak empat itu mengakui dirinya saat digerbek petugas di kontakan tengah tidur. "Saya melakukan aksi diajak pelaku A, saya diajari beraksi dan saya diberi tugas memantau di parkiran dan diminta mengikuti korban," katanya.

Dona menuturkan dirinya asli Linggau dan istrinya tinggal di Prabumulih asli Kabupaten Muaraenim. "Kami beraksi berlima dan usai beraksi kami langsung kabur ke Pali, kami makan di rumah makan dan kami pisah. Kami bertiga ke Linggau dan dua teman kami tinggal di Pali," bebernya.

Seperti diberitakan, Satu dari lima bandit pecah kaca yang beraksi mengambil uang Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dibawa Kepala SMA Negeri 1 Prabumulih, akhirnya berhasil diringkus tim gabungan Satreskrim Polsek Prabumulih Timur dan Satreskrim Polres Prabumulih.

Pelaku diringkus yakni Maradona Bin M Ali Hasan (35) warga Jalan Garuda No 556 RT 009 Kelurahan Bandung Ujung Kecamatan Linggau Barat 1 Kota Lubuk Linggau. Sementara empat pelaku lain antara lain inisial RA, AN, HI dan NP masuk dalam daftar pencarian orang dan masih diburu Poles Prabumulih.

Tidak hanya pelaku, turut diamankan barang bukti berupa uang sebanyak Rp 1 juta, 1 unit televisi dan 1 unit Honda PCX dengan plat nomor A 2372 VAP.

Maradona ditangkap petugas ketika tengah tidur di sebuah rumah kontrakan di Cimahi Bandung Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (6/4/2021) pukul 03.30.(eds) 

Penulis: Edison
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved