Breaking News:

Berita Pendidikan

Cerita Ade Terpilih Jadi Kandidat Utama AIYEP, Untuk Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN)

Ini yang pertama kali saya ikut PPAN. Sebenarnya ingin ikut sejak dulu tapi karena harus kerja ke luar kota, nggak jadi dan baru kesampaian tahun ini

TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
Ade Muhammad Richard merupakan kandidat pertama Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Tahun 2021, untuk Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ade Muhammad Richard merupakan kandidat pertama Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Tahun 2021, untuk Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP).

"Alhamdulillah ternyata saya terpilih. Ia tentu perasaannya senang, ternyata saya bisa dan mengalahkan keraguan diri sendiri," kata Ade saat diwawancarai Tribun Sumsel, Rabu (7/4/2021).

Lebih lanjut ia menceritakan alasannya ikut PPAN, bahwa ia seorang wiraswasta. sekalu wiraswasta yang buka usaha di sore-malam hari, maka saat pagi harinya gabut (bosen) karena kalau pagi paling kerjanya ngecek quality control, ke pasar dan lain-lain.

"Jadi pas lihat ada pembukaan PPAN dan atas dukungan teman-teman juga saya tertarik ikut PPAN. Akhirnya ketika terpilih sebenarnya nggak nyangka, karena sampai di hari pengumuman saya pasarah dan nggak pegang handphone," kata Berbakat Bujang Palembang 2017 ini.

Masih kata Ade, lalu ketik hari pengumuman nggak buka handphone. Pas buka banyak yang metion dan bilang selamat, ada komen-komen juga.

"Nah ketika buka isinya Masya Allah ternyata saya terpilih. Ia tentu perasaannya senang," kata Ketua Departemen 3 Yayasan Bujang Gadis Palembang : Digital Tourism & IT Support System 2018-2023.

Wakil 1 Bujang Universitas Sriwijaya 2016 ini pun menceritakan, hal yang ia persiapkan untuk ikut PPAN, pertama menyiapkan fisik seperti lari, push up dan lain-lain agar fit karena ini masih masa pandemi. Lalu belajar, ngasah bahasa Inggris, wawasan kebangsaan, dan lain-lain.

"Ini yang pertama kali saya ikut PPAN. Sebenarnya ingin ikut sejak dulu tapi karena harus kerja ke luar kota, nggak jadi dan baru kesampaian tahun ini," kata Owner Nasgor Squid Weird.

Baca juga: BREAKING NEWS: 195 Karyawan JSC Demo, Belum Terima Gaji Sejak Juni 2019 Hingga Maret 2020

Baca juga: BREAKING NEWS: 195 Karyawan JSC Demo, Belum Terima Gaji Sejak Juni 2019 Hingga Maret 2020

Menurutnya, untuk seleksi PPAN ini cukup sulit, sehingga sampai pasrah. Jadi yang awalnya mau kompetisi jadi sosialisasi aja dan cari teman.

Lalu tantangannya mental, bagaimana menyiapkan mental untuk menghadapi juri-juri yang memang sesuai dengan keahlian masing-masing.

"Dengan ikut seleksi PPAN ini pengalaman yang berharga banyak, seperti ketemu teman-teman baru. Apalagi banyak dari temen-temen daerah, maka banyak hal baru dan menarik yang bisa dibagi dari daerah masing-masing," ungkapnya.

Ia pun berharap, semoga bermanfaat bagi negara. Karena ia dari dulu bermimpi sekali bisa berkontribusi sekala Nasional. Alhamdulillah sekarang bisa terpilih dan InsaAllah bisa menjaga amanah ini, membawa nama Sumsel ke kanca Internasional bahkan setelah itu membawa nama Indonesia ke kanca Internasional.

Biofile :
Nama : Ade Muhammad Richard
Nama panggilan : Richi
Ttl : Samarinda, 19 Oktober 1996
Pendidikan : S1 Psikologi Universitas Sriwijaya
Pekerjaan : Owner Nasgor Squid Weird (@nasgor.squidweird)
Hobi : Berorganisasi, Public Speaking, Diskusi Bisnis, Bernyanyi
Prestasi :
1. Kandidat Utama Delegasi AIYEP (Australia Indonesia Youth Exchange Program) 2021
2. Ketua Departemen 3 Yayasan Bujang Gadis Palembang : Digital Tourism & IT Support System 2018-2023
3. Berbakat Bujang Palembang 2017
3. Wakil 1 Bujang Universitas Sriwijaya 2016.

Ikuti Kami di Google Klik 

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved