Breaking News:

Berita Palembang

3 DPC Belum Laksanakan Muscab, Ketua Hanura Sumsel Ungkap Alasannya

3 DPC Hanura di sumsel belum selesai menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) hingga kini. DPD Hanura Sumsel buka suara.

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Ketua DPD Partai Hanura Sumsel Ahmad Al Azhar menanggapi adanya 3 DPC Hanura di sumsel belum selesai menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) hingga kini. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,-- DPD Partai Hanura mengungkapkan, jika hingga saat ini masih menyisahkan 3 daerah dari 17 Kabupaten/ kota yang belum selesai menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Hanura se Sumsel.

Menurut Ketua DPD Hanura Sumsel Achmad Al Azhar, ketiga daerah itu Ogan Komering Ilir (OKI), Pagar Alam dan Empat Lawang, sedangkan 14 daerah lainnya sudah memiliki kepengurusan.

"Ketiganya belum melaksanakan karena kemarin di Empat Lawang calon yang direkomendasikan mengundurkan diri dan tidak bersedia jadi ketua DPC sehingga kita usulkan lagi," kata Azhar, Kamis (7/4/2021).

Baca juga: Partai Hanura Akan Rebut Kursi Wakil Bupati Muaraenim, Nama Politisi Rinaldo Disebut

Sementara untuk OKI dan Pagar Alam, diakuinya tidak ada masalah hanya pihaknya berencana untuk menjadwalkan Muscab dilakukan serentak di kantor DPD Hanura Sumsel di Palembang.

"OKI dan Pagar Alam, secara teknis tidak masalah tapi kami hanya ingin dilaksanakan bersamaan," capnya.

Ia sendiri menargetkan pada pertengahan bulan puasa (Mei) Muscab yang ada semua selesai di laksanakan disatu tempat di Palembang.

Azhar berharap Hanura di Sumsel bisa kembali bangkit dan mengantarkan Hanura lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) DPR pada Pemilu 2024 mendatang,

Ia pun meminta kepada pengurus yang terpilih untuk bisa berjuang bersama- sama, dan meminimalisir perpecahan di internal partai agar bisa menghadapi Pemilu 2024 dengan optimis.

"Tentu saja kita semuanya tak ingin gagal lagi, jadi pertama kita harus menjaga kekompakan dalam organisasi ini secara benar ke depan, sesuai dengan peraturan AD/ ART partai.

Saya yakin dalam kita menuju reformasi organisasi kita, yang telah dimulai dari DPP dengan membangun kebersamaan dan membuang sekecilnya perpecahan di partai kita," tandas Ahmad.

Baca juga: Moeldoko Dibandingkan dengan AHY, Andi Sindir Elektabilitas Nol Koma & Gagal Pimpin Partai Hanura

Diakuinya, jika kedepan banyak halangan- halangan yang akan dihadapi partai Hanura, dan banyak orang menganggap Hanura partai lemah dan tidak mampu, hal itu tidak boleh menjadi kader kendor melainkan harus sebagai pemicu semangat untuk membuktikan anggapan tersebut salah.

"Kita biarkan saja anggapan itu, dan dijawab nantinya bagaimana kemampuan kita menata organisasi ini menjadi besar, dengan menyiapkan infrastruktur partai mulai dari ranting, PAC, DPC, DPD hingga DPP.

Jadi kita tidak perlu berdebat, tapi kita buktikan dengan kerja nyata kita dan hasilnya akan terlihat pada 2024 mendatang," tandasnya.

Dijelaskan Ahmad Al Azhar, salah satu pekerjaan awal partai Hanura menghadapi pemilu kedepan, yaitu mempersiakan syarat verifikasi administrasi dan faktual sebagai peserta pemilu 2024.

"Saya yakin ketua Hanura Kabupaten atau Kota dengan pengalamannya yang ada bisa membawa Hanura semakin besar," tandasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved