Breaking News:

Berita Muba

Polres Muba Amankan Sabu Senilai 10 Milyar di Sungai Lilin, Dibawa Kurir Naik Motor

Polres Muba Bongkar Peredaran Sabu 10 Kilogram jalan Dusun VII desa Srigung Kecamatan Sungai Lilin sekaligus menangkap kurir sabu asal pekanbaru itu.

SRIPOKU/FAJERI RAMADHONI
Rilis Tangkapan Narkoba, Polres muba bongkar distribusi 10 Kilogram Sabu dari pekan baru di jalan Berlian Makmur C2 dusun VII desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin, Muba. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Jajaran dari Satres Narkoba Polres Muba berhasil mengungkap 1 kasus tindak pidana narkoba dengan mengamankan seorang tersangka bernama Arjuna.

Tersangka ditangkap di jalan Berlian Makmur C2 dusun VII desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin, Muba. 

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK didampingi Kasat Res Narkoba Polres Muba, AKP Jonroni M. Hasibuan, SH mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi jual beli narkoba yang melintasi sepanjang jalan Dusun VII desa Srigung Kecamatan Sungai Lilin, Muba.

Pada saat di TKP, anggotanya melakukan penyisiran dalam wilayah tersebut dan melihat gerak gerik pelaku yang mencurigakan dengan membawa sebuah tas ransel yang diletakkan di atas sebuah sepeda motor jenis Honda Revo warna hitam.

"Saat anggota satres narkoba ingin melakukan penangkapan, pelaku sempat mengetahui dan mencoba melarikan diri dengan sepeda motor tersebut," ujarnya.

Baca juga: Kepada 65 Kades, Kajari Muba: Jangan Mencari Kekayaan dari Dana Desa

Kemudian dilakukanlah pengejaran oleh anggota Sat Res Narkoba dan berhasil mengamankan pelaku di simpang SPBU C2 kecamatan Sungai Lilin.

"Saat digeledah, kita menemukan 10 bungkus kantong plastik warna hijau dengan rincian 5 bungkus merk 'Guanyinwang', 3 bungkus merk 'Refined Chinese Tea' dan 2 bungkus merk 'Qing Shan' yang disimpan di dalam sebuah tas ransel diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 9.975,03 gram dan satu unit kendaraan motor jenis Honda Revo warna hitam tanpa plat," jelasnya.

Dari hasil introgasi di lapangan, tersangka mengaku mendapatkan dari tersangka Dep (DPO) yang mengantarkannya kepada tersangka.

Selama dalam perjalanan atas perintah hasil komunikasi  dari pemiliknya yang berasal dari daerah Pekanbaru yang bernama Edo dan IR (DPO) yang berencana akan dibawa ke wilayah kecamatan Babat Toman, Muba.

"Diketahui pelaku tersebut merupakan jaringan bandar yang ada di kabupaten Muba dan akan dijerat dengan pasal primer 114 ayat subsider pasal 112 ayat (2) dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup atau penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun," tegasnya.

Baca juga: Lihat Polisi, Pria di Sungai Lilin Muba Lari ke Kamar Mandi, Coba Buang Paket Sabu

Dari barang bukti narkoba yang disita yakni sabu-sabu dengan jumlah nilai rupiah Rp10 Miliar, maka aparat kepolisian berhasil menyelamatkan sekitar 40 ribu anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba dengan rasio 0, 25 gram yang dikonsumsi oleh 1 orang.

"Kita masih melakukan penyelidikan, dan yang jelas barang ini bukan dari Sumsel melainkan dari daratan Sumatera. Bisa dari Aceh, Pekanbaru, Bengkulu, dan lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, pelaku mengaku jika dirinya diminta oleh seseorang IR di Babat Toman untuk mengambil sabu-sabu dari Sungai Lilin.

Perintah tersebut untuk bertemu untuk mengambil 1 kilogram sabu-sabu.

"Awalnya perintah sabu yang diambil hanya 1 Kg, namun kenyataannya ada 10 Kg. Untuk satu kali pengiriman saya diupah Rp20 juta," terangnya. 

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved