Breaking News:

Sabu 1 Kg di Prabumulih Gagal Edar

Adhan Akbar Pria 57 Tahun Ini Akui Jemput Sabu 1 Kilo Seharga Rp 500 Juta Dari Banyuasin

Jadi 31 Maret saya ke Medan bertemu bandar di hotel, saya berangkat naik pesawat dan bertemu lalu saya pulang lagi setelah sepakat (harga).

TRIBUN SUMSEL/EDISON
Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH didampingi Kasat Narkoba AKP Fadilah Ermi S Sos SIk dan Kanit Lidik I, Ipda Zulkarnain Afianata SH MSi dalam press realise di Mapolres Prabumulih, Senin (5/4/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Adhan Akbar bin Mursal (57) tersangka membawa sabu narkoba seberat 1 kilogram mengungkapkan dirinya bertemu bandar sabu di hotel mewah di Medan dan menjemput di Banyuasin.

"Jadi 31 Maret saya ke Medan bertemu bandar di hotel, saya berangkat naik pesawat dan bertemu lalu saya pulang lagi setelah sepakat (harga)," ungkap Adhan Akbar kepada wartawan.

Warga Lorong Sepakat Jaya No 25 RT 02 RW 05 Kelurahan 7 Ulu Kecamatan Sebrang Ulu 1 Kota Palembang itu kemudian mengambil sabu sebe 1 kilogram seharga Rp 500 juta di kurir di Kabupaten Banyuasin.

"Saya jemput di Banyuasin dengan kurir inisial AB, lalu saya bawa ke Prabumulih bawa mobil, saya letakkan di bagasi belakang," jelasnya.

Resedivis kasus narkoba ini mengaku dirinya saat diamankan tengah mengunggu pembeli berinisial Y yang memesan sabu. "Sabu itu seharga Rp 500 juta, tapi saya tidak tau transaksinya karena langsung transfer. Saya hanya mendapat upah Rp 15 juta dan baru dibayar Rp 1 juta untuk ongkos," bebernya.

Adhan Akbar membantah dirinya bandar sabu namun hanya sebagai pengantar sabu dan mobil digunakan bukan hasil dari jual beli sabu. "Saya jual sayuran di Jakabaring Palembang, istri saya PNS guru. Mobil Camry bukan dari hasil jual sabu," kilahnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Anggota TNI di OKU Timur Tewas Ditusuk, Gegara Mundurkan Mobil

Baca juga: BREAKING NEWS: Sabu 1 Kilogram Seharga Rp 500 Juta Diamankan Satres Narkoba Polres Prabumulih

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH didampingi Kasat Narkoba AKP Fadilah Ermi S Sos SIk dan Kanit Lidik I, Ipda Zulkarnain Afianata SH MSi mengungkapkan tersangka jaringan lintas provinsi dan jaringan lapas.

"Tersangka ini resedivis, jaringan lapas lintas provinsi, kita amankan saat menunggu pembeli dan saat digeledah ditemukan sabu di bagasi bagian belakang mobil," katanya.

Seperti diberitakan, Peredaran narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 1 kilogram atau seharga Rp 500 juta di kota Prabumulih berhasil digagalkan Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Prabumulih.

Sabu yang rencananya akan diedarkan untuk warga kota Prabumulih itu diamankan dari Adhan Akbar bin Mursal (57) yang merupakan warga Lorong Sepakat Jaya No 25 RT 02 RW 05 Kelurahan 7 Ulu Kecamatan Sebrang Ulu 1 Kota Palembang.

Satu kilogram sabu diamankan dari dalam bagasi belakang mobil Toyota Camry silver dengan plat nomor B 1392 ZEQ milik tersangka Adhan. Turut diamankan uang Rp 900 ribu dan handphone pelaku untuk melakukan transaksi.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Edison
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved