Berita Muratara

Sempat Bikin Bupati Muratara Geleng Kepala, Plafon RSUD Rupit Sudah Diperbaiki Kontraktor

Plafon ruang rawat inap RSUD Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang sebelumnya rusak kini sudah diperbaiki.

Tayang:
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Istimewa
Plafon ruang rawat inap RSUD Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang sebelumnya rusak kini sudah diperbaiki. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Plafon ruang rawat inap RSUD Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang sebelumnya rusak kini sudah diperbaiki.

Gedung yang dibangun tahun anggaran 2019 itu mengalami kerusakan di beberapa ruangan terutama di bagian plafon.

Hendra, kontraktor yang mengerjakan gedung tersebut mengatakan kerusakan plafonnya sudah diperbaiki.

"(Plafonnya) sudah diperbaiki Pak, kemarin selesai kami renovasi, sekarang sudah bagus," kata Hendra kepada Tribunsumsel.com, Minggu (4/4/2021).

Hendra mengaku tak masalah harus mengeluarkan biaya tambahan meskipun masa pemeliharaan pembangunan gedung itu telah habis.

Dia berharap media tak hanya memberitakan kerusakan bangunan, namun juga dipublikasikan ketika sudah diperbaiki.

"Terima kasih kepada media, inilah hasil kerja kami, mudah-mudahan kami bisa banyak membantu pembangunan Muratara," kata Hendra.

Baca juga: Buat Diskusi Publik Setiap 3 Bulan, Bupati Muratara: Kritik Jangan Hanya di Medsos

Direktur RSUD Rupit, dr Herlinah membenarkan kerusakan pada plafon ruangan rawat inap di rumah sakit itu sudah diperbaiki kontraktor.

"Iya sudah diperbaikinya, kemarin Pak Bupati sidak langsung dan minta segera diperbaiki," katanya.

Herlinah menyebut gedung rawat inap RSUD Rupit itu dibangun pada tahun anggaran 2019.

Gedungnya terdiri atas dua tingkat, untuk pasien kelas II dan III, dengan panjang 40 meter dan lebar 21 meter. 

"Ini gedung rawat inap yang baru, kalau yang lama sekarang sudah jadi UGD sentral, baru saja dibangun tahun 2020 tadi," katanya. 

Herlinah mengungkapkan bangunan gedung rawat inap yang sudah rusak itu dikerjakan oleh PT Silampari Pratama Kencana.

Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 dengan nilai kontrak Rp 14,3 miliar.

Baca juga: Bupati HDS Ngantor Perdana di RSUD Rupit Muratara, Soroti Ketersediaan Obat

Sebelumnya diberitakan, Bupati Muratara Devi Suhartoni geleng kepala saat melihat kondisi gedung rawat inap RSUD Rupit yang baru.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved