Demokrat AHY Siap Bantu Moeldoko Jika Ingin Maju Pilkada DKI Jakarta, Ketum Abal-abal Diminta Insyaf

Partai Demokrat siap menerima Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Meoldoko setelah putusan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menolak per

Editor: Moch Krisna
YouTube/Agus Harimurti Yudhoyono
Konferensi Pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Jumat (5/3/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Demokrat AHY Siap Bantu Moeldoko Jika Ingin Maju Pilkada GUbernur DKI Jakarta, Ketum Abal-abal Insyaf dan Intropeksi

Partai Demokrat siap menerima Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Meoldoko setelah putusan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menolak permohonan pengesahan Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

Bahkan tak hanya menerima sebagai kader saja, Moeldoko juga siap dibantu Partai Demokrat bila ingin maju di Pilkada DKI Jakarta.

Tawaran tersebut disampaikan politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik melalui akun Twitter pribadinya, Rabu (31/3/2021).

“Demokrat akan menerima dengan tangan terbuka bila KSP Moeldoko berkeinginan menjadi anggota Partai pimpinan Agus Yudhoyono.” tulis Rachland.

“Ketua Bapilu @Andiarief__ akan membantunya bila ia ingin maju berkompetisi secara sehat menjadi Cagub DKI dalam pilkada mendatang. You are warmly welcome!” tambahnya lagi.

Selain menawarkan pintu masuk ke Partai Demokrat, Rachland juga memberi beberapa saran untuk Moeldoko dalam cuitan lainnya.

Ia meminta Moeldoko instrospeksi diri dan mengakui kesalahan karena telah mengambil alih kursi pimpinan Partai Demokrat melalui KLB.

“Saya sarankan Ketum abal abal Moeldoko insyaf dan introspeksi. Satu-satunya jalan untuk memperbaiki kehormatannya sendiri adalah dengan mengakui kesalahan, merangkul kembali etika keperwiraan prajurit TNI yang sempat ia buang, demi ambisi berkuasa yang menghalalkan semua cara.” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Kemenkumham menolak permohonan pengesahan hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang.

Hal tersebut disampaikan Menkumkam Yasonna Laoly dalam konferensi pers Rabu (31/3/2021) siang.

Yasonna mengungkapkan masih ada beberapa persyaratan yang tidak dipenuhi pihak KLB.

Sehingga pemerintah menolak permohonan pengesahan hasil KLB tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan dan atau verifikasi terhadap seluruh kelengkapan dokumen fisik sebagaimana yang dipersyaratkan masih terdapat beberapa kelengkapan yang belum dipenuhi antara lain perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), tidak disertai mandat dari Ketua DPD dan DPC.

Dengan demikian pemerintah menyatakan bahwa permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang Sumatera Utara tanggal 5 Maret 2021 ditolak," kata Yasonna.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul Partai Demokrat Pimpinan AHY Siap Terima dan Bantu Moeldoko Jika Ingin Maju di Pilkada DKI Jakarta, https://palu.tribunnews.com/2021/04/01/partai-demokrat-pimpinan-ahy-siap-terima-dan-bantu-moeldoko-jika-ingin-maju-di-pilkada-dki-jakarta.


Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved