Breaking News:

Berita Musirawas

Ini Sosok Fuat Nopriadi Pratama, Anggota DPRD Musirawas PAW Partai Golkar Gantikan Jahuri

Fuat Nopriadi Pratama dilantik menjadi anggota DPRD Musirawas Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Golkar.

SRIPO/AHMAD FAROZI
Fuat Nopriadi Pratama dan isteri Nisskhul Mubarokah, usai dilantik sebagai anggota DPRD Musirawas PAW dari Partai Golkar, Rabu (31/3/2021). 

TRIBUNSUMSEL,COM, MUSIRAWAS - Fuat Nopriadi Pratama dilantik menjadi anggota DPRD Musirawas Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Golkar.

Fuat Nopriadi Pratama menggantikan rekan separtainya, Jahuri yang meninggal dunia pada Januari 2021 lalu.

Pengangkatan sekaligus pengambilan sumpah janji sebagai anggota DPRD Musirawas PAW ini dilaksanakan dalam rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Musirawas, Azandri.

Hadir dalam rapat paripurna ini Wakil Bupati Musirawas Hj Suwarti serta unsur Forkopimda Kabupaten Musirawas.

Fuat Nopriadi Pratama lahir di Desa Muara Megang Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musirawas 20 Nopember 1990. Dia mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) di SD Karya Mulya.

Lulus SD, dia kemudian melanjutkan pendidikan tingkat SMP di Pondok Pesantren Alikhlas Kota Lubuklinggau. Selepas itu, suami dari Nisakhul Mubarokah ini kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Nusa Kota Lubuklinggau.

Dibincangi usai dilantik, putra pertama pasangan H Syawali dan Hj Busmaboti ini mengaku tidak menyangka bakal dilantik jadi anggota DPRD Musirawas. Namun takdir berkata lain, rekan separtainya dari Dapil IV yaitu Jahuri yang terpilih jadi anggota DPRD Musirawas periode 2019 - 2024, meninggal dunia pada bulan Januari 2021 lalu.

Dia yang berada di posisi perolehan suara terbanyak kedua setelah Jahuri, kemudian menggantikan posisi rekan separtainya itu duduk sebagai anggota DPRD Musirawas PAW dari Partai Golkar.

"Yang pertama tentunya saya pribadi dan kita semua mendoakan, agar almarhum rekan kita Jahuri yang sudah mendahului kita husnul khotimah. Dan diterima semua amal perbuatannya oleh Allah SWT. Apa yang terjadi hari ini semuanya tak terlepas dari takdir Allah," kata Fuat, sapaan akrabnya.

Baca juga: Dugaan Korupsi Masjid Sriwjaya, Ini Penjelasan Kejati Sumsel Setelah Geledah 2 Tempat Berbeda

Baca juga: Kapolda Sumsel Laksanakan Bansos dan Bakkes di Kelurahan Sei Lais Kecamatan Kalidoni Palembang

Diceritakan, pada pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019 lalu, dia satu dapil dengan almarhum Jahuri, nyaleg dari Partai Golkar. Setelah pemilihan, Jahuri memperoleh suara terbanyak pertama, dan dia memperoleh suara terbanyak kedua. Sehingga yang dilantik sebagai anggota DPRD Musirawas dari Partai Golkar Dapil IV saat itu adalah Jahuri.

Setelah prosesi Pileg itu, Waka Sekjen DPD Partai Golkar Musirawas ini kembali menjalankan aktifitas kesehariannya seperti biasa, antara lain berkebun sawit. Dan pada bulan Januari, terdengar kabar meninggalnya Jahuri. Beberapa hari kemudian, dia mendapat pemberirahuan bahwa yang bakal mengisi posisi Jahuri adalah dia.

"Ya enggak nyangka. Beberapa hari setelah rekan kita Jahuri meninggal, saya diberitahukan bakal jadi PAW, karena hasil pileg saya diperingkat kedua setelah almarhum," ujarnya.

Disinggung soal kedudukannya yang saat ini sudah resmi jadi anggota DPRD, dia mengaku sebagai dewan harus memperhatikan aspirasi rakyat. Karena itu, dia akan lebih banyak terjun langsung untuk berialog dan silaturahmi dengan masyarakat untuk mengetahui keluhan mereka.

"Sebagai anggota dewan, serap aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya, khususnya dari dapil kita. Saya akan sering terjun ke lapangan, insha Allah rajin temui masyarakat. Karena kita tak bisa lepas dari masyarakat, kita bisa duduk disini mewakili masyarakat," pungkasnya. (sp/ahmad farozi)

Ikuti Kami di Google Klik

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved