Ayah Dibunuh Anak Kandung Gegara Tak Dibelikan Honda Jazz, Puncaknya saat Minta Rp3 Juta, Terkuak
Akhirnya, akumuasi kekesalan dan emosi itu membakar Adi Pratama hingga tega membunuh ayah kandungnya.
Usai membunuh ayahnya, Adi melarikan diri ke sebuah kebun tebu yang tak jauh dari kediamannya.
Ia bersembunyi dengan mengendarai motor Yamaha Vixion.
Hingga akhirnya pada Rabu (24/3/2021) malam, tersangka yang melarikan diri itu ditangkap oleh polisi.
Baca juga: Tertunduk Lesu dengan Perut Membuncit, Istri Hamil 5 Bulan Ikut Suami Menjambret, Korban Tersungkur
Bersimbah darah
Sebelumnya, Tamin ditemukan tewas bersimbah darah di kediaman putra kandungnya pada Selasa (23/3/2021) pagi.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Bumirejo, Sugeng Wicaksono membenarkan peristiwa nahas tersebut.
Kata Sugeng, sebelum mayat ditemukan ada salah satu tetangga yang mendengar sebuah teriakan yang berasal dari rumah warga bernama Adi, pada Selasa dini hari.
Adi diketahui merupakan anak kandung Tamin.
Lalu, saat sinar matahari mulai terbit, warga yang bernama Sutrisno mencoba mendatangi rumah Adi. Saksi mendatangi rumah korban karena penasaran sosok korban tidak terlihat pulang ke rumah sejak semalam.
Sesampainya di rumah korban, saksi berteriak memanggil nama Tamin. Namun, teriakan tersebut tak kunjung mendapat respon dari korban.
Penasaran, saksi kemudian mencoba memasuki rumah tersebut lewat garasi yang ternyata tidak terkunci.
"Setelahnya, saksi mendapati korban sudah terbujur kaku dengan bercak darah di lantai," ujar Sugeng ketika dikonfirmasi.
Sugeng menambahkan, luka sayatan yang dialami korban terdapat di bagian wajah. Bahkan terdapat luka bakar di bagian kaki korban. Sugeng menerangkan korban saat ini telah dibawa ke kamar mayat RSSA Kota Malang.
"Mengetahui peristiwa itu, saksi kemudian melaporkan ke polisi," beber Sugeng.
Sugeng juga bercerita, Adi merupakan anak kandung Tamin.