Breaking News:

Pro Kontra AstraZeneca

Amerika Serikat Sebut AstraZeneca Mungkin Pakai Informasi Usang di Uji Coba Vaksinnya

Pejabat kesehatan federal AS mengungkapkan, hasil uji coba AS terhadap vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca mungkin menggunakan informasi Usang

reuters
Vaksin AstraZeneca 

TRIBUNSUMSEL.COM, WASHINGTON--Pejabat kesehatan federal Amerika Serikat (AS) mengungkapkan, hasil uji coba AS terhadap vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca mungkin menggunakan "informasi usang.”

Pernyataan tersebut disampaikan Dewan Pemantau Data dan Keamanan Amerika, Senin (22/3/2021). Dalam pernyataan dikatakan, mereka khawatir bahwa AstraZeneca mungkin memberikan pandangan yang tidak utuh tentang data efikasi vaksinnya.

Associated Press mewartakan, kemarin, AstraZeneca melaporkan bahwa vaksin Covid-19 buatannya memberikan perlindungan yang kuat terhadap orang dewasa dari segala usia dalam penelitian yang dilakukan AS yang telah lama dinantikan.

Baca juga: 350 Pemuka Agama di Kota Palembang Suntik Vaksin Covid-19, Hari Ini dan Besok

Temuan tersebut dapat membantu membangun kembali kepercayaan publik terhadap vaksin AstraZeneca di seluruh dunia, dan maju selangkah untuk mendapatkan izin penggunaan di AS.

Dalam studi terhadap 30.000 orang, vaksin itu 79 persen efektif mencegah kasus Covid-19 dengan gejala-gejala - termasuk pada lanjut usia.

Tidak ada relawan yang menderita sakit parah atau dirawat inap setelah divaksinasi, dibandingkan dengan lima kasus serupa pada peserta yang menerima suntikan tiruan
Kemudian jumlah yang kecil, tetapi konsisten dengan temuan dari Inggris dan negara lain bahwa vaksin itu melindungi dari penyakit yang paling parah.

AstraZeneca juga mengatakan, pemantau keamanan independen dari studi tersebut tidak menemukan efek samping yang serius, termasuk tidak ada peningkatan risiko penggumpalan darah seperti yang teridentifikasi di Eropa.

Baca juga: Diharamkan karena Ada Kandungan Babi, Para Kiai di Jawa Timur Malah Disuntik Vaksin AstraZeneca

Kasus tersebut menimbulkan ketakutan yang memicu banyak negara untuk menghentikan sebentar penggunaan vaksin tersebut pada minggu lalu.

Perusahaan menargetkan untuk mengajukan proposal ke Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (Food and Drug Administration/FDA) dalam beberapa minggu mendatang.

Penasihat independen pemerintah akan secara terbuka memperdebatkan bukti sebelum badan tersebut membuat keputusan. Otorisasi dan pedoman penggunaan vaksin di AS akan ditentukan oleh FDA dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) setelah peninjauan data secara menyeluruh oleh komite penasihat independen.

-------

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "AS: AstraZeneca Mungkin Pakai Informasi Usang di Uji Coba Vaksinnya"

Editor: Hanafijal
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved