Breaking News:

Berita Bisnis

Syarat dan Cara Menutup Tabungan Keluarga yang Sudah Meninggal

Untuk mengurus dokumen atau berkas penting harus dilakukan segera apalagi keluarga yang meninggal bekerja di suatu perusahaan.

Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Vanda Rosetiati
(Dok. Kredivo)
Foto ilustrasi penutupan tabungan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tiada yang tahu kapan kita atau keluarga kita akan meninggal, dan saat salah satu keluarga kita meninggal banyak yang harus diurus mulai dari pemakaman hingga dokumen-dokumen penting.

Untuk mengurus dokumen atau berkas penting harus dilakukan segera apalagi keluarga yang meninggal bekerja di suatu perusahaan maka mulai dari surat kuasa waris, surat pernyataan ahli waris, surat kematian dari lurah dan rumah sakit harus segera diurus.

Bagaimana kalau yang bersangkutan meninggalkan uang tabungan di sebuah bank dan kartu atm tidak ada atau dalam masa tenggat, maka harus diurus langsung ke bank tempat almarhum membuka tabungan.

Apabila menabung di bank yang berada kawasan kecamatan Ilir Barat (bisa dicek di buku tabungan yang bersangkutan) maka menarik uang dan sekaligus menutup tabungan harus di bank tempat awal almarhum membuka tabungan.

Contoh seperti di salah satu bank BUMN, berikut syarat dan tahapan yang diperlukan saat menarik tunai uang tabungan dan menutup tabungan keluarga yang telah meninggal:

Syarat:
1. Siapkan KTP almarhum yang asli dan fotokopi
2. Siapkan juga KTP asli ahli waris yang asli dan fotokopi
3. Surat kuasa waris yang asli dan fotokopi (kecamatan)
4. Surat pernyataan ahli waris yang asli dan fotokopi (kecamatan)
5. Surat kematian dari rumah sakit/kelurahan
6. Surat kematian dari Disdukcapil

Catatan: setiap bank memiliki syarat dan tahapan yang berbeda

Tahapan menarik uang tunai sekaligus menutup tabungan keluarga (yang bisa mengurus hanya ahli waris) yang sudah meninggal:

1. Datang ke bank tempat keluarga anda membuka tabungan, jangan lupa bawa syarat yang dibutuhkan
2. Satpam akan bertanya kepada anda ingin mengurus keperluan apa di bank
3. Setelah anda jelaskan, satpam akan mengarahkan mengambil nomor antrian dengan tujuan Customer Service (CS)
4. Setelah menunggu sesuai dengan antrian nomor anda akan dipanggil, dan CS akan menanyakan syarat atau berkas lengkap yang dibutuhkan (seperti syarat yang ditulis di atas)
5. Apabila berkas yang Anda berikan dipastikan lengkap maka anda akan disuruh menunggu
6. CS akan meminta tanda tangan Anda untuk syarat menarik uang secara tunai dari tabungan (almarhum keluarga anda)
7. Anda akan disuruh menunggu kembali
8. Setelah menunggu, teller bank akan menjelaskan uang yang bisa ditarik tunai
9. Biaya tarik tunai disesuaikan dengan masing-masing bank tempat keluarga anda membuka tabungan
10. Setelah menjelaskan secara detail, uang tunai yang sudah ditarik dihitung kembali oleh mesin penghitung uang
11. Teller menyerahkan langsung kepada ahli waris dan akan meminta menghitung lagi uang yang diterima apakah sesuai atau tidak dengan yang ada di buku tabungan
12. Selanjutnya teller akan meminta ATM dan menyerahkan buku tabungan lama dengan cap buku tertulis bahwa tabungan atas nama keluarga Anada telah ditutup.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved