Kesaksian Dokter yang Menangani Aprilia Manganang, Awal Mula Pemeriksaan 9 Februari 2021

Ia mengungkapkan, pertemuan pertamanya dengan Aprilia terjadi pada 9 Februari 2021, dimana saat itu ia datang memeriksakan diri.

Editor: Weni Wahyuny
kolase Instagram
Transformasi perubahan Aprilia Manganang 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA – Kesaksian dokter yang menangani Aprilia Manganang, mantan pemain voli timnas Indonesia.

Adalah dr. Guntoro yang merupakan dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dari RSPAD.

Kesaksian itu diungkap dr Guntoro dalam sidang perdata perubahan nama dan kelamin Aprilia Manganang.

Ia menyebutkan bahwa Aprilia Manganangmengalami hipospadia tipe berat.

Dokter Guntoro menjelaskan, Aprilia Manganang mengalami kelainan bawaan, yaitu hipospadia tipe berat yang disebut sebagai hipospadia skrotalis.

“Hipospadia adalah kelainan anatomis bawaan lahir yang diderita anak laki-laki. (Dalam kasus ini) saluran kencing tidak berada di posisi normal. Aprilia posisi muara saluran kencingnya di bawah kantung buah zakar, ini termasuk kategori berat,” ujar dr. Guntoro dalam persidangan yang digelar secara virtual, Jumat (19/3/2021).

Ia mengungkapkan, pertemuan pertamanya dengan Aprilia terjadi pada 9 Februari 2021, dimana saat itu ia datang memeriksakan diri.

Serda Aprilia Manganang, eks atlet voli putri nasional dipastikan berjenis kelamin laki-laki
Serda Aprilia Manganang, eks atlet voli putri nasional dipastikan berjenis kelamin laki-laki (Instagram Aprilia Manganang)

Menurutnya, keadaan fisik Aprilia secara umum memang laki-laki, di mana dadanya bidang, pinggulnya tidak besar dan payudaranya rata.

Dalam pemeriksaan genitalia pun didapatkan penis dan kantong buah zakar.

Kemudian pemeriksaan fisik ini pun dilanjutkan dengan pemeriksaan organ dalam.

Dalam pemeriksaan organ dalam yang dilakukan dengan MRI, diketahui Aprilia tidak memiliki rahim dan indung telur.

“Malah kita menemukan prostat yang hanya dimiliki laki-laki,” ujarnya.

Dokter Guntoro pun meyampaikan, selama ini Aprilia tidak pernah mengalami menstruasi, karena memang tidak memiliki rahim.

Namun karena kelainan genitalia yang dialami dari lahir, Aprilia mengaku jika buang air kecil harus jongkok seperti perempuan.

“Posisi buang air kecil ini semakin memperkuat dugaan orang tua bahwa dia perempuan,” ujar dr. Guntoro.

Baca juga: Tak Sembarang, Arti Lanang Nama Baru Aprilia Manganang dari Istri KSAD Andika : Ini Doa Saya

Baca juga: Ketua MPR Bamsoet Akhirnya Buka Suara Soal Isu Presiden 3 Periode : Skenario Halu Petualang Politik

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved