Berita Viral
Akhirnya Teddy Pardiyana Meminta Maaf ke Keluarga Sule Terkait Warisan Lina, Rizky Febian Lega
Diketahui kedua belah pihak berseteru karena harta warisan Lina Jubaedah, sekaligus harta Rizky Febian yang pernah dititipkan ke mediang ibunya itu.
TRIBUNSUMSEL.COM -- Akhirnya Teddy Pardiyana meminta maaf kepada Keluarga Sule terkait warisan Lina Jubaedah.
Hal ini disampaikan Ayu Kyla, mediator pihak Teddy Pardiyana dan Rizky Febian, anak Sule.
Diketahui kedua belah pihak berseteru karena harta warisan Lina Jubaedah, sekaligus harta Rizky Febian yang pernah dititipkan ke mediang ibunya itu.
Sejak sang ibu meninggal, ada beberapa aset Rizky Febian juga ikut hilang. Sehingga ia meminta pertanggungjawaban Teddy.
Rizky Febian bahkan memberikan waktu kepada Teddy untuk mengembalikannya, dan tidak segan menempuh jalur hukum jika tidak segera dikembalikan.
Sudah atau belum dikembalikan, berita terbaru justru Teddy akan datang ke muka publik meminta maaf kepada keliarga Sule.
Melalui wawancara virtual di kanal YouTube STARPRO Indonesia, Rabu (17/3/2021), Ayu Kyla menjelaskan permintaan maaf seperti apa yang akan disampaikan Teddy.
"Ada satu dua patah kata yang ingin disampaikan, mungkin juga ada permohonan maaf dari Kang Teddy secara khusus mungkin permasalahan ini jadi berkembang tidak baik, ada berita-berita yang tidak baik," beber Ayu Kyla.
"Pada dasarnya yang namanya manusia pasti ada luput, ada sesuatu hal yang kadang lupa juga."
Ayu juga menyebut, permintaan maaf ini karena ada beberapa berita yang tidak benar sehingga menjadi heboh.
"Ada permohonan maaf, kata maaf untuk keluarga besar Kang Sule," ujar Ayu Kyla.

"Karena memang ada beberapa hal yang tidak pernah dia sampaikan ke media tapi muncul satu berita yang akhirnya menjadi heboh."
Permintaan maaf itu disampaikan untuk beberapa omongan Teddy di awak media yang melukai keluarga Sule.
"Pastinya permohonan maaf dari Kang Teddy secara khusus untuk keluarga Kang Sule," tutur Ayu Kyla.
"Ada salah-salah kata atau mungkin kalimat yang menyinggung perasaan, baik di media cetak atau secara langsung."