Menantu Racuni Mertua

Menantu di Tulung Selapan OKI yang Tega Meracun Mertuanya Diancam Hukuman Mati

Atas perbuatannya pelaku Dewi Asmara yang telah mendekam di Mapolsek Tulung Selapan terancam maksimal hukuman mati.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy menginformasikan menantu yang tega meracun mertua hingga tewas di Lebung Itam Tulung Selapan OKI terancam hukuman mati. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Pembunuhan yang dilakukan menantu terhadap mertuanya sendiri di Desa Lebung Hitam, Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir cukup menggemparkan masyarakat.

Atas perbuatannya pelaku Dewi Asmara yang telah mendekam di Mapolsek Tulung Selapan terancam maksimal hukuman mati.

Hal tersebut disampaikan, Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy bahwa pelaku terancam hukuman mati atau paling ringan penjara 20 tahun.

"Diyakini pelaku sengaja merencanakan terlebih dahulu perbuatannya hingga mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang,"

"Maka dari itu pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana untuk pertanggung jawabannya dengan maksimal hukuman pidana mati," jelasnya, Senin (8/3/2021) siang.

Ia mengharapkan kepada seluruh masyarakat di Bumi Bende Seguguk agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Saya berpesan kepada seluruh warga OKI untuk lebih bisa menahan diri ataupun bersabar dalam menghadapi masalah dan jangan sampai menghilangkan nyawa seseorang," pesannya.

Diotopsi di RS Polri M Hasan

Jenazah Noni (61) warga Tulung Selapan Kabupaten OKI yang tewas diduga diracun menantunya sendiri, kini sudah berada di Rumah Sakit Polri M Hasan Palembang, Senin (8/3/2021).

Keluarga sepakat agar jenazah korban menjalani otopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.

"Iya, kami sepakat diotopsi saja," ujar salah seorang anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga: Kuryana Azis Hantarkan OKU Mendapat Berbagai Penghargaan Bergengsi

Baca juga: Pria di Indralaya Mencuri Dekat Kantor Polisi, Curi 2 Tabung Gas, Ditangkap Saat Tenteng Curian

Dari informasi yang dihimpun, jenazah korban sudah tiba di rumah sakit Polri M Hasan Palembang sejak subuh hari.

Tampak beberapa perwakilan keluarga korban dan aparat kepolisian sudah berada di rumah sakit untuk mengurus berbagai keperluan jenazah.

Petugas forensik juga sudah bersiap untuk melakukan proses otopsi terhadap korban.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved