Breaking News:

Merger BSI, Nasabah eks BNI Syariah dan BRI Syariah Harus Ganti Buku Tabungan, Ini Alasannya

BSI tengah memasuki tahap implementasi sistem IT, nasabah eks BNI Syariah dan BRI Syariah diminta mengganti buku tabungan.

Istimewa
Bank Syariah Indonesia. BSI tengah memasuki tahap implementasi sistem IT, nasabah eks BNI Syariah dan BRI Syariah diminta mengganti buku tabungan 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Setelah dilounching resmi oleh presiden Joko Widodo pada awal Februari yang lalu, Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan gabungan dari tiga bank syariah, yakni bank Syariah mandiri, BNI syariah dan BRI syariah saat ini memasuki tahap perbaikan sistem.

Area Manager Bank Syariah Indonesia cabang Palembang, Luthfi Bukhori mengatakan saat ini BSI tengah memasuki tahap implementasi sistem IT.

"Marger ini masih awalan dan masih panjang perjalananya di Februafi ini baru tiga cabang yang rolling karena ini melibatkan sistem, budaya dan produk," ujarnya, Jumat (26/2/2021).

Lutfi mengatakan, secara marger, BSI sudah bergabung tidak ada lagi BSM, BRI syariah maupun BNI syariah karena sudah resmi menjadi satu yakni menjadi BSI, tapi implementasinya by sistemnya saat ini baru 3 cabang yang sudah terintegrasi

dan itu baru di tingkat pusat saja di Jakarta yakni cabanag BSI Hasanuddin eks BSM, Jakarta Kebun Jeruk eks BRI syariah dan Cabang BSD eks BNI syariah yang sudah dilakukan 21 Februari lalu.

Baca juga: Miliki Aset Rp 240 Triliun, BSI Target Jadi Bank Syariah Nomor 1 Dunia, Siap Geser Arab Saudi

Jakarta lebih dulu dilakukan pengabungan sistem IT karena di pusat untuk memudahkan koordinasi.

Implementasikan sistem IT BSI akan dilakukan pada tanggal 21 Februari 2021, ada yang pada tanggal 15 Maret 2021 dan ada yang tanggal 1 Agustus 2021.

21 Februari adalah jadwal implementasi IT BSI di Jakarta dan 15 Maret 2021 itu adalah jadwal implementasi IT BSI pada 3 cabang di kota Palembang yakni A Rivai (eks BRIS), Demang (eks BSM) dan Sudirman (eks BNIS) sehingga nasabah semua bank ini bisa bertransaksi cukup di satu dari tiga cabang ini saja. Namun hanya bsrudi tiga cabang tersebut.

Barulah pada 1 Agustus mendatang semua nasabah eks tiga bank syariah bisa bertransaksi di semua cabang di BSI tanpa harus ke bank asalnya karena semua sistem IT sudah terkoneksi dan SDM ke semua bank juga sudah mengerti semua produk banknya.

Penggabungan sistem IT ini sengaja dilakukan bertahap karena dulu pernah diuji cobakan serentak dan membuat sistem tidak terkendali sehingga membuat kegagalan transaksi dan kesalahan sistem.

Halaman
12
Penulis: Hartati
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved