Merger BSI, Nasabah eks BNI Syariah dan BRI Syariah Harus Ganti Buku Tabungan, Ini Alasannya
BSI tengah memasuki tahap implementasi sistem IT, nasabah eks BNI Syariah dan BRI Syariah diminta mengganti buku tabungan.
Penulis: Hartati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
"Untuk perpindahan rekening harus ada permintaan dari nasabah karena kalau by sistem dikhawatirkan akan terjadi kekeliruan dalam perpindahan rekening nasabah tersebut."katanya
Sekarang perpindahan rekening ini sudah diterapkan di Jakarta, untuk Palembang bagi nasabah yang ingin menganti buku atau ATM dilakukan secara bertahap di cabang-cabang yang sudah rollout seperti BSM demang lebar daun, BRI Syariah Rivai dan BNI Syariah KM 3,5 yang awal maret ini menjadi cabang yang sudah ready di merger.
Tapi untuk cabang-cabang yang belum rollout masih bisa mengunakan buku tabungan dan ATM dimasing-masing cabang eks bank lagecy sebelum rollout.
Tapi setelah rollout nasabah bank tersebut diwajibkan mengantinya dengan kartu ATM atau tabungan BSI.
"Untuk Palembang sendiri yang sudah benar-benar rollout ada tiga cabang, yakni BSM demang lebar daun, BNI Syariah km 3.5 dan BRI Syariah A rivai, yang harus segera menganti rekenig dan ATMnya."ujarnya.
Sedangkan cabang lainya dari 3 bank syariah yang dimarger ini yang rollout, maka nasabahnya masih bisa mengunakan ATM dan buku tabungan mereka sampai 21 Agustus mendatang sesuai dengan ketentuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/bank-syariah-indonesia-resmi.jpg)