Berita Kriminal OKI

Sedang Menyapu Jalan, Honorer Petugas Kebersihan di OKI Tertabrak Motor, Kritis Tak Sadarkan Diri

Korban adalah seorang pegawai kebersihan penyapu jalan, bernama Syahirudin (60) alamat Kelurahan Jua-jua lingkungan 8 RT 8, kecamatan Kota Kayu Agung.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Seorang petugas kebersihan Syahirudin (60) tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Umum Kayuagung setelah ditabrak pengendara sepeda motor, Rabu (24/2/2021) pagi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Seorang petugas kebersihan yang sedang bekerja ditabrak pengendara sepeda motor hingga mengalami luka berat, Rabu (24/2/2021) pagi.

Korban yang usianya sudah melebihi setengah abad ini, tak sengaja tertabrak oleh pemuda bernama Suyatno (25) asal Dusun 2 Desa Suka Pulih Kecamatan Pedamaran kabupaten OKI di Simpang Tanjung Rancing Kota Kayuagung.

Kasat Lantas Polres OKI, AKP Beni Nofiza mengungkapkan saat ini korban berada di rumah sakit guna mendapat perawatan.

"Korban adalah seorang pegawai kebersihan penyapu jalan, bernama Syahirudin (60) alamat Kelurahan Jua-jua lingkungan 8 RT 8, kecamatan Kota Kayu Agung," terangnya saat dikonfirmasi.

Dilanjutkan Beni, sedangkan pengendara motor diketahui bekerja sebagai pegawai di salah satu SPBU di kawasan Kota Kayuagung.

"Pengendara motor tidak megalami luka-luka, namun motornya berplat BG 5258 KA mengalami kerusakan pecah lampu sen kanan dan bemper depan atas pecah," bebernya.

Untuk kronologi kecelakaan, kemungkinan pengendara motor kurang berhati-hati karena kondisi jalan masih sepi dan keadaan jalan lurus beraspal.

"Pengendara seorang diri datang dari arah Lampung menuju arah Palembang, dengan niat akan berangkat kerja," katanya.

"Setiba di TKP karena tidak berhati-hati, pengendara menabrak orang yang sedang membersihkan jalan (menyapu jalan) sehingga terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban luka-luka dan kerugian material," katanya.

Baca juga: Kebakaran Pabrik Kerupuk di Dwikora Palembang, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian, Ini Kronologisnya

Baca juga: 1 Bulan Lebih PLN Cabut Meteran Listrik Dinas PMPTSP Muratara, Semua Layanan Perizinan Setop

Saat kejadian itu, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kayuagung, guna mendapat pertolongan.

Sementara itu, Yani Istri dari korban kecelakaan mengatakan jika suaminya telah bekerja sebagai penyapu jalan selama 17 tahun terakhir.

"Setiap harinya suami saya ini berangkat bekerja sekitar jam 05.00 WIB dan pulang jam 08.00 pagi,"

"Namun tadi pagi tak kunjung pulang. Beberapa saat kemudian ada tetangga yang mengabari jika suami sudah dibawa kerumah sakit," ungkapnya saat ditemui di RSUD Kayuagung.

Sambungnya, dengan rasa panik ia bersama kedua anaknya segera mendatangi rumah sakit.

"Saya tidak pernah menyangka sebelumnya, kalau suami saya harus terbujur tidak sadarkan diri hingga sekarang dengan luka dibagian kepala," ungkapnya dengan penuh duka.

Ia sangat mengharapkan, suaminya dapat segera sadar dan sembuh.

"Alhamdulillah tadi keluarga dari yang nabrak sudah datang kesini dan akan membayar seluruh biaya pengobatan," pungkasnya.

Ikuti Kami di Google Klik

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved