Breaking News:

Kubu Tommy Soeharto Angkat Bicara Usai Memenangkan Gugatan di PTUN Atas Kepengurusan Partai Berkarya

Kubu Tommy Soeharto Angkat Bicara Usai Memenangkan Gugatan di PTUN Atas Kepengurusan Partai Berkarya

WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Pendiri Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto 

TRIBUNSUMSEL.COM - Polemik kepengurusan Partai Berkarya akhirnya mencapai babak baru.

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memenangkan gugatan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto terkait dengan kepengurusan Partai Berkarya.

Dalam amar putusan itu, PTUN Jakarta menyatakan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM yang menetapkan kepengurusan Partai Berkarya periode 2020-2025 pimpinan Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwoprandjono atau Muchdi Pr dinyatakan batal dan wajib dicabut.

Terkait hal itu, Sekretaris Jenderal Partai Berkarya kubu Tommy Soeharto yaitu Priyo Budi Santoso mempersilakan jika Muchdi Pr berniat mengajukan banding. 

"Monggo, silakan saja kalau pak Muchdi akan banding," ujar Priyo, ketika dihubungi Tribunnews.com, Selasa (23/2/2021). 

Menurut Priyo, pihaknya mensyukuri putusan PTUN, sebab putusan tersebut mengembalikan Partai Berkarya kepada yang berhak. 

"Alhamdulillah, kebenaran dan keadilan akhirnya menemukan jalannya. Majelis Hakim PTUN telah ‘mengabulkan untuk seluruhnya’ pada persidangan kemarin," kata dia. 

"Kita bersyukur atas amar keputusan ini, mengembalikan Partai Berkarya kepada yang berhak," imbuhnya. 

Baca juga: Sepak Terjang Mayjen TNI Purn Muchdi Pr yang Kalah di PTUN Soal Partai Berkarya Dari Tommy Soeharto

Baca juga: Pengakuan Jusuf Kalla Saat Kalah Pada Pilpres 2009, Maju Hanya Karena Harkat Partai dan Gengsi

Baca juga: Partai Golkar Bicara Kemungkinan Ridwan Kamil yang Diisukan Bakal Menjadi Kader Kami Sambut Hangat

Dengan adanya amar putusan hakim PTUN, Priyo pun berharap Menkumham Yasonna Laoly akan membatalkan SK kepengurusan Muchdi Pr. 

"Kami meyakini Menkumham Yasonna Laoly pada akhirnya berkenan melihat amar keputusan PTUN ini secara komprehensif, fair dan wisdom dalam kerangka penegakan hukum dan rasa keadilan," jelasnya. 

Halaman
12
Editor: Slamet Teguh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved