Breaking News:

Berita Lahat

Ini Sosok Polisi yang Selamatkan Junaidi Dari Amuk Massa, Kasus Pembunuhan Gegara Peloroti Celana

Bersama anggotanya, lelaki yang mengawali karir di Kepolisian dari Sekolah Bintara Polisi Sukarela (Sebapolsub 88) ini melaju ke lokasi kejadian.

SRIPO/EHDI AMIN
Kapolsek Kota Lahat Iptu Irsan Rumsi SE. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Malam itu, Minggu (21/2/2021) Iptu Irsan Rumsi, SE, baru saja menunaikan sholat isya. Ia kemudian minta dipijit lantaran badanya terasa pegal pegal dan nyeri dibagian otot.

Awalnya, pada malam itu ia ingin istrihat di rumah. Namun, panggilan jiwa terlebih ia merupakan Kapolsek Kota Lahat, ia tetap memaksakan diri ke luar rumah untuk memantau Pos Pol yang berada di Pusat Kota Lahat.

Baru beberapa menit tiba di Pos Pol Kota, handphone Kapolsek Kota Lahat ini kemudian berdering dan panggilan tersebut datang dari Kapala Desa Batay, Kecamatan Gumay Talang, Lahat dan mengabarkan jika di desa setempat baru saja terjadi pembununan dan pelaku berada di rumah Sang Kades sementara di luar rumah sudah ramai massa. Keadan mencekam malam itu.

Irsan, yang saat itu berpakaian preman tak berpikir panjang. Bersama anggotanya, lelaki yang mengawali karir di Kepolisian dari Sekolah Bintara Polisi Sukarela (Sebapolsub 88) ini melaju ke lokasi kejadian.

Menggunakan mobil, Iapun berupaya secepat mungkin tiba di lokasi. Benar saja, saat tiba di kediaman Kades, massa ramai dan mengepung rumah Kades yang melindungi Junaidi (44) warga Desa Batay, pelaku pembunuhan terhadap Darsan (45) warga Sugi Waras Kecamatan Gumay Talang Lahat.

Saat turun dari kendaraanya, Irsan melihat massa yang sudah tampak emosi dan inggin memassa Junaidi.

Baca juga: Petani Kopi di Lahat Ditemukan Tewas di Kebun, Putrinya Sempat Melarang Pergi

Namun, lelaki yang sepanjang kariernya bertugas dibagian unit Reskrim tersebut tampak tenang menghadapi massa. Bahkan, saat massa mendesaknya untuk mengeluarkan pelaku, pengalaman dan kepiawayan Irsan, tampak terbukti dan teruji.

Suami dari Wisma Gerista, berupaya meyakinkan massa untuk mempercayakan proses terhadap pelaku kepada pihaknya.

"Assalamualaikum bapak bapak. Berkenan agar pelaku diserahkan ke kami dan menjali proses hukum. Bapak bapak harap tenang. Yakinlah dengan proses hukum,"sampai Irsan, yang dikenal berwibawa dam murah senyum ini, saat dibincangi, Selasa (23/2/2021).

Diceritakan ayah dari Fitri Mariesta, yang kini Berdinas di Rumah Sakit Empat Lawang dan M fitrah Ramadhan, dinas di Kemenkumham ini, setelah masa mulai menerima kedatangan ia dan anggotanya ia segera mengeluarkan pelaku dari rumah Kades. Hal itu harus dilakukan agar pelaku bisa segera diamankan kan dan kediaman Kades tidak terancam dari amukan.

Halaman
12
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved