Berita Lahat
Ini Sosok Polisi yang Selamatkan Junaidi Dari Amuk Massa, Kasus Pembunuhan Gegara Peloroti Celana
Bersama anggotanya, lelaki yang mengawali karir di Kepolisian dari Sekolah Bintara Polisi Sukarela (Sebapolsub 88) ini melaju ke lokasi kejadian.
"Sejak kecil memang cita jadi polisi. Ayah saya TNI. Polisi itu pekerjaan yang amar ma'ruf nahi munkar. Dan meminjam pesan bapak Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, MM polisi yanb baik di surga dan polisi yang jahat berada di keraknya neraka, "sampainya, seraya menyikapi kasus pembunuhan terhadap Darsan sendiri, Irsan sangat menyayangkan kejadian tersebut. Terlebih, hanya berawal dari candan
Sebelumnya, terjadi perisitiwa pembunuhan di Desa Batai korbanya Darsan dan pelakunya Junaidi.
Kronoligis kejadian bermula saat keduanya bertemu di lokasi hajatan warga setempat. Keduanya yang merupakan teman kecil kemudian bertemu di lokasi.
Maksud hati bercanda, Darsan kemudian meloroti celana Junaidi di lokasi hajatan. Junaidi pun merasa malu dan menilai berlebihan apa yang dilakukan Darsan, hingga emosinya memuncuk.
Sejurus, Junaidi mengeluarkan senjata tajam jenis Kuduk dan menikamkanya ke dada Darsan, hingga membuatnya tersungkur dan tewas di lokasi. Hingga berita ini dibuat pelaku sendiri sudah diamanakan di Polsek Merapi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kapolsek-kota-lahat-iptu-irsan-rumsi-se.jpg)