Tips Sebelum Menikah

Wahai Pria, Bekali Dirimu dengan 8 Hal Ini Sebelum Menikah, Bahagia Bisa Kamu Raih

Pria yang akan menikah, hendaknya memiliki berbagai persiapan terlebih dahulu, agar ketika menjalankan kehidupan berumah tangga bahagia.

Editor: Hanafijal
.(Shutterstock)
Ilustrasi berpacaran untuk menikah 

Cukup pelajari mulai dari hal-hal sederhana, seperti memasang paku di dinding, mengecat dinding, memperbaiki lubang air, dan lainnya. Sementara untuk perbaikan yang lebih rumit, barulah kamu meminta bantuan pada profesional.

4. Tahu Mengelola Anggaran

Istri sering kali disebut sebagai "menteri keuangan" di rumah. Tapi, ada baiknya jika suami juga tahu cara mengelola anggaran, setidaknya untuk diri sendiri. Penganggaran adalah kunci gaya hidup yang sehat dan bahagia.

Tak peduli berapa banyak penghasilan yang kamu punya, jika kamu menghabiskannya dengan sembarangan, maka uangmu akan cepat habis. Artinya, kamu juga perlu belajar menyimpan uang dan mengetahui kapan sebaiknya tidak menghabiskan uang.

Ingat, kebutuhan harus selalu menjadi prioritas daripada keinginan, terutama kebutuhan untuk membayar tagihan.

Baca juga: Perempuan Asal Palembang Ini Menculik Anak 7 Tahun di Lampung, Ditangkap di Stasiun Tanjung Karang

5. Belajar Tanpa Pamrih
Sebelum memiliki hubungan yang serius, kebanyakan dari kita terbiasa melakukan banyak hal untuk diri sendiri. Sulit untuk mengubah pola itu bahkan ketika memasuki kehidupan pernikahan.

Tapi, jika kamu ingin pernikahanmu bertahan, kamu harus bersedia melakukannya. Kamu tidak bisa hanya memikirkan diri sendiri, keinginanmu dan waktumu sendiri.

Jika kamu suka menonton film dan serial favorit, misalnya, itu tak masalah. Tapi kamu juga tak boleh pamrih untuk menghabiskan durasi waktu yang sama untuk menemani pasanganmu nonton film favoritnya.

Jika kamu suka bermain game namun pasanganmu tidak suka, cobalah untuk mengurangi durasi bermain game tersebut dan lebih banyak meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal bersama pasangan. Meski terdengar mudah dilakukan, namun kenyataannya tidak demikian.

Semakin segera kamu belajar untuk tidak lagi egois memikirkan diri sendiri demi orang tercinta, maka akan semakin baik.

6. Memahami Kapan Perlu Bantuan

Kamu tak harus melakukan segala hal sendiri. Ada kalanya kamu perlu bantuan profesional. Penting untuk memahami kapabilitas dan batasan dirimu serta mengetahui kapan saatnya membutuhkan bantuan.

Ini tak selalu tentang sesuatu yang sifatnya praktis. Bisa saja di satu titik kamu memerlukan bantuan profesional kesehatan mental, bantuan bengkel untuk memperbaiki mobil, atau konseling pernikahan.

Pahami bahwa meminta bantuan ketika kesulitan bukan berarti kamu lemah atau tidak mampu. Tapi, penting untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk meminta bantuan.

Baca juga: Johan Anwar Wabup OKU Terpilih Statusnya Tahanan KPK, Akankah Dilantik? Ini Penjelasan Kemendagri

7. Mempelajari Cara Jaga Keharmonisan
Banyak film atau serial menggambarkan romansa hubungan dengan konsep yang salah. Padahal, sebuah hubungan yang kuat tidak selalu harus seperti hubungan ideal yang digambarkan di dalam film.

Sumber: Kompas
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved