Breaking News:

Beli Rumah Tanpa DP 0 Rupiah Berlaku 1 Maret 2021, Cek Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan

Mulai 1 Maret 2021, Beli Rumah Tanpa DP/Uang Muka Rp 0, Cek Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan, pemerintah mengeluarkan kebijakan beli rumah DP 0 Pers

IG @kemenpupr
Beli Rumah Tanpa DP 0 Rupiah Berlaku 1 Maret 2021, Cek Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kabar gembari bagi masyarakat yang hendak beli properti, pemerintah mengeluarkan kebijakan beli rumah DP 0 Persen.

Bank Indonesia (BI) memberlakukan relaksasi rasio loan to value/financing to value atau LTV/ FTV untuk kredit pembiayaan properti maksimal 100 persen mulai 1 Maret 2021.

Dengan kebijakan dari pemerintah ini para calon konsumen bisa membeli properti tanpa membayar uang muka atau down payment (DP) nol persen.

Seluruh pembiayaan properti yang dibeli konsumen dengan memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan rumah dan apartemen (KPR/ KPA) ditanggung oleh perbankan.

Pelonggaran ini diberlakukan untuk semua jenis properti termasuk rumah tapak, rumah susun (rusun), rumah toko ( ruko) maupun rumah kantor atau rukan.

Baca juga: Temukan Kata Sulit dari Teks Supaya Tetap Rukun Mari Lakukan Sikap Ini, Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 4

Baca juga: Subsidi Gaji Distop, Begini Nasib Karyawan Bergaji di Bawah Rp 5 Juta, Menaker Berikan Pernyataan

Baca juga: Sekarang Beli Rumah Secara KPR Tak Perlu DP Lagi, Berikut Syaratnya, Termasuk Ruko dan Rusun

Baca juga: Mulai 1 Maret 2021 Beli Rumah KPR Tanpa DP, Berlaku Juga untuk Ruko, Rukan, Rusun

Program ini akan berakhir pada 31 Desember 2021 dan dievaluasi kembali satu kali dalam setahun.

Adapun syarat dan dokumen yang harus dipenuhi untuk bisa mengajukan KPR bersubsidi 2021

Syarat mengajukan KPR Bersubsidi 2021 Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Bersubsidi atau FLPP, adalah dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada MBR yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Kementerian PUPR.

Untuk memperoleh KPR Bersubsidi atau FLPP, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

Berikut syarat menjadi penerima FLPP, dikutip dari laman Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR:

  • Penerima adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia
  • Penerima telah berusia 21 tahun atau telah menikah
  • Penerima maupun pasangan (suami/istri) belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah
  • Penghasilan maksimum 8 juta untuk rumah tapak dan susun\
  • Memiliki masa kerja atau usaha minimal 1 tahun
  • Memilki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: Bacaan dan Keutamaan Surat Al-Lail (Juz Amma) Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya

Dokumen yang harus disiapkan

Selain sejumlah syarat tersebut, ada juga sejumlah dokumen yang harus disiapkan untuk mengajukan FLPP, yaitu:

  • Form aplikasi kredit dilengkapi dengan pasfoto terbaru pemohon dan pasangan
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pemohon dan Pasangan, Fotokopi Kartu Keluarga, Fotocopy Surat Nikah/Cerai
  • Slip Gaji Terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan, fotocopy Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Tetap atau Surat Keterangan Kerja (bagi pemohon pegawai)
  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP,) dan Surat Keterangan Domisili serta Laporan Keuangan 3 bulan terakhir (bagi pemohon wiraswasta)
  • Fotokopi ijin praktek (bagi pemohon profesional)
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Fotokopi rekening koran atau tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat pernyataan belum memiliki rumah dari pemohon dan pasangan
  • Surat pernyataan belum pernah menerima subsidi untuk pemilikan rumah dari pemerintah yang dibuat pemohon dan pasangan
Penulis: Abu Hurairah
Editor: Abu Hurairah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved