Breaking News:

Mulai 1 Maret 2021 Beli Rumah KPR Tanpa DP, Berlaku Juga untuk Ruko, Rukan, Rusun

Kebijakan tanpa uang muka (DP) diberlakukan untuk semua jenis properti termasuk rumah tapak, rumah susun, serta ruko dan rumah kantor atau rukan

Tribunsumsel.com
Kabar gembira bagi Anda yang sedang berencana membeli rumah, ruko, rukan, atau apartemen. Terhitung 1 Maret 2021, akan berlaku kebijakan kredit tanpa DP (down payment). 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA-Kabar gembira bagi Anda yang sedang berencana membeli rumah, ruko, rukan, atau apartemen. Terhitung 1 Maret 2021, akan berlaku kebijakan kredit tanpa uang muka atau DP (down payment).

Relaksasi kredit ini diberikan Bank Indonesia terkait rasio loan to value/financing to value atau LTV/FTV untuk kredit pembiayaan properti menjadi maksimal 100 persen.

Artinya para calon konsumen properti dimungkinkan untuk tidak lagi membayar uang muka atau down payment (DP).

Seluruh pembiayaan properti yang dibeli konsumen dengan memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan rumah dan apartemen (KPR/KPA) ditanggung oleh perbankan.

Pelonggaran LTV/FTV ini diberlakukan untuk semua jenis properti termasuk rumah tapak, rumah susun, serta rumah toko (ruko) dan rumah kantor atau rukan.

Demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo usai Rapat Dewan Gubernur (RD), yang dikutip Kompas.com, Kamis (18/02/2021).

Baca juga: Mulai 1 Maret 2021, Bank Indonesia Keluarkan Kebijakan DP 0 Persen Untuk Kredit Kendaraan Bermotor

Selain untuk kepentingan konsumen, Bank Indonesia juga memberikan sejumlah kelonggaran bagi perbankan yang memenuhi kriteria non-performing loan atau non-performing financing (NPL/NPF) tertentu dengan menghapus ketentuan pencairan bertahap properti inden.

"Hal ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor properti dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko," urai Perry.

Relaksasi ini berlaku efektif mulai 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021.

Perry mengatakan, pelonggaran LTV/FTV ini merupakan bagian dari langkah Bank Indonesia sebagai tindak lanjut sinergi kebijakan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam Paket Kebijakan Terpadu untuk Peningkatan Pembiayaan Dunia Usaha dalam rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi.

RDG Bank Indonesia yang digelar pada 17-18 Februari 2021 juga memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin menjadi 3,50 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25 persen.

Keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas nilai tukar Rupiah yang terjaga, serta sebagai langkah lanjutan untuk mendorong momentum pemulihan ekonomi nasional

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Konsumen Properti Bisa Bernafas Lega, Tak Perlu Lagi Bayar Uang Muka

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved