Breaking News:

Joko Zulkarnain, Terdakwa Narkoba Kabur Usai Kelabui 2 Petugas di RS di Bayangkara, Ber-KTP Medan

Joko Zulkarnain terdakwa kasus narkoba Kejari Palembang Kabur saat dirawat di RS Bhayangkara usai kelabui 2 orang petugas jaga. Ia memiliki KTP Medan.

Istimewa
Joko Zulkarnain, satu dari enam terdakwa kasus narkotika yang ditangkap bersama mantan anggota DPRD Palembang Doni SH. Ia Kabur saat mendapat perawatan di RS Bhayangkara Palembang dengan mengelabui petugas jaga. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kejari Palembang mengimbau Joko Zulkarnain, satu dari enam terdakwa kasus narkotika yang ditangkap bersama mantan anggota DPRD Palembang Doni SH yang kabur agar segera menyerahkan diri. 

Kasi Pidum Kejari Palembang, Agung Ari Kesuma mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya sekaligus berkoordinasi kepada berbagai pihak terkait untuk menemukan keberadaan tahanan kabur tersebut. 

"Perlu kami tegaskan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi seorang buronan. Maka dari itu kami imbau kepada yang bersangkutan agar segera menyerahkan diri," ujarnya, Kamis (18/2/2021).

Joko Zulkarnain diamankan bersama istrinya, Yati Suherman saat aparat gabungan juga melakukan penangkapan terhadap Doni SH yang saat itu masih menjabat anggota aktif DPRD Kota Palembang, Selasa (22/9/2020) lalu. 

Sedangkan identitas terdakwa lainnya yang juga turut diamankan saat itu yakni Alamsyah, Ahmad Najmi Ermawan dan Mulyadi. 

Berbeda dengan suaminya, istri Joko Zulkarnain sampai saat ini masih berada di penahanan Rutan Pakjo Palembang. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Tahanan Narkoba Rutan Pakjo Kabur, Terdakwa Joko Rekan Doni Mantan DPRD Palembang

"Joko sendiri adalah warga Aceh dengan KTP Medan. Dari catatan yang kami terima, sebelum kasus ini dia belum pernah bersentuhan dengan kasus hukum apapun," ujar Agung. 

Lebih lanjut dikatakan, Joko ditangkap lantaran terlibat sebagai penyuplai narkotika kepada terdakwa Doni. 

"Tapi apakah dia termasuk jaringan yang sama dengan Doni, saya rasa tidak. Karena dari hasil penyidikan, perannya adalah sebagai pensuplai atau pengirim barang (narkoba) kepada Doni," ujarnya. 

Sementara itu, terkait proses hukum kepada terdakwa lain yang ditangkap bersama Joko, Agung memastikan bahwa semuanya akan tetap berjalan sebagaimana mestinya. 

Halaman
123
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved