Berita Kriminal Palembang
Pemuda Asal OKU Selatan Diajak Keliling Dua Pria Lalu Ditodong di Taman Skateboard Palembang
Ardeva Yoga Pratama (18) sejumlah barang berharga. Warga OKU itu menjadi Korban penodongan di taman skateboard dekat jembatan Ampera.
Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Baru tiba di Palembang dan dijanjikan pekerjaan, seorang pemuda Desa malah ditodong oleh dua orang tidak dikenal.
Akibatnya Ardeva Yoga Pratama (18) harus kehilangan satu buah tas berisikan pakaian, uang sebesar Rp 550 ribu dan satu buah ponsel merk Oppo A3S.
Yoga warga Desa Sri Menanti, kecamatan Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan kemudian melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (15/2/2021).
Baca juga: Inilah Pelaku Curanmor yang Viral di Palembang, Ternyata Sudah Beraksi 12 Kali
Yoga menuturkan kejadian kejadian tersebut terjadi pukul 02.00 WIB di depan taman skateboard dekat jembatan Ampera, Kecamatan Bukit Kecil Palembang.
"Saat kejadian saya baru sampai di Palembang dari Desa dan belum ada tujuan hanya keliling-keliling saya untuk mencari pekerjaan dengan modal nekat," ujarnya Senin (15/2/2021).
Kemudian saat sedang berjalan kaki untuk mencari tempat tidur, datang dua pelaku yang tidak dikenal berboncengan menggunakan motor.
"Mereka ini menawarkan diri untuk mencarikan pekerjaan untuk saya," katanya.
Setelah itu kedua pelaku mengajak korban berkeliling dengan berbonceng tiga menggunakan motor pelaku.
"Saya di stop kedua pelaku di gang tidak jauh dari TKP," bebernya.
Kemudian salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis pisau sambil mengancam korban untuk turun dari motor.
"Saya diancam pakai pisau dan tas saya yang berada di motor dibawa kabur oleh keduanya dan meninggalkan saya di gang tersebut," jelasnya.
Korban mencoba mengejar pelaku namun pelaku langsung tancap gas dengan cepat.
"Saya juga tidak bisa minta tolong karena lokasi yang sepi," ungkapnya.
Atas kejadian tersebut korban melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.
Baca juga: Para Copet Masih Bekeliaran di Pasar 16 Ilir Palembang, Kali Ini Ibu Penjual Baju Hilang Perhiasan
"Saya harap dia bertanggung jawab, atas apa yang diperbuatnya karena barang-barang baju uang serta handphone saya dibawa kabur kedua pelaku," tutupnya.
Untuk laporan korban sendiri sudah diterima oleh anggota piket SPKT Polrestabes Palembang Unit III pimpinan, Ipda Hendra Suryanto dan akan diserahkan ke Unit Piket Reskrim.