Sosok Sumani Pembunuh Dalang Ki Anom Subekti Sekeluarga, Ditangkap Sedang Sakit
Sosok Sumani Pembunuh Dalang Ki Anom Subekti Sekeluarga, Ditangkap Sedang Sakit
Ia juga bersaksi bahwa almarhum merupakan sosok yang sangat baik dan suka memotivasi para seniman muda.
“Sebelum saya diterima masyarakat Rembang, atau boleh dikatakan mulai laris sebagai dalang, beliau satu-satunya yang mendukung saya.
Beliau bilang, jangan minder ke rekan seprofesi yang sudah lebih bagus dan menonjol.
Tetap semangat karena rezeki Tuhan yang mengatur.
Saya rasa sikap beliau ke seniman muda lain juga begitu," ungkap dia.
Ia menyebut, Anom Subekti juga memperhatikan regenerasi seniman tradisional.
Putranya yang bernama Danang ia didik menjadi dalang profesional juga.
Selain itu, di padepokannya ia juga mengajari anak-anak seni pedalangan dan karawitan.
Ki Gondrong tak habis pikir apa motif pelaku yang tega membunuh Anom Subekti beserta istri, anak, dan cucunya.

“Sampai sekarang saya masih terkejut, apa kira-kira motif pelaku.
Beliau orang yang dekat dengan semua orang, dan sangat dermawan,” tutur dia.
Mengenai kedermawanan almarhum, Ki Gondrong punya beberapa cerita.
Satu di antaranya ialah, di awal karir mendalangnya dulu, ia pernah dipersilakan memakai gamelan dan perlengkapan pertunjukan wayang milik almarhum tanpa harus membayar biaya sewa.
"Dulu tahun 90-an sebelum reformasi, saya mulai sering tampil mendalang.
Waktu tarif nanggap saya cuma Rp 600 ribu sudah komplit berikut segala peralatan dan krunya.