Berita Kriminal Palembang

Takut Tertangkap, Pria Muda di Palembang Ini Selalu Pindah Rumah, Aksi Teranyar Bobol Rusun 26 Ilir

Seorang pria muda M Adi Wijaya (20) pelaku pembobolan Rusun di Palembang berhasil ditangkap Unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang.

Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/PAHMI RAMADAN
Adi pelaku pembobolan di Rusun Blok 51, Kelurahan 26 Ilir diamankan di Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Selasa (9/2/2021). Ia selalu pindah rumah karena takut tertangkap polisi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang pria muda M Adi Wijaya (20) pelaku pembobolan Rusun di Palembang berhasil ditangkap Unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang.

Pembobolan tersebut terjadi pada Minggu (13/12/2020) sekira pukul 04.00 WIB, di Rusun Blok 51, Lantai 2, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim, Kompol Edi Rahmat Mulyana didampingi Kanit Pidum, AKP Robert P Sihombing mengatakan, pelaku ditangkap berawal dari laporan korban Eka (39).

"Pelaku sempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) kita, mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku anggota kita langsung bergerak cepat hingga pelaki diamankan di kediamnnya tanpa adanya perlawanan," ujar Kompol Edi, Selasa (9/2/2021).

Kompol Edi menjelaskan, kronologi kejadian tersebut bermula saat korban ditelepon pemilik rumah bahwa trali dan pintu rumah korban terbuka dan telah dibobol orang tidak dikenal.

Seketika itu, korban langsung pulang ke rumah dan melihat barang-barang di rumahya sudah hilang, seperti tv sharp 21 inch, speaker aktiv GMC, satu buah celengan berisikan uang, 25 gram mas dengan total kerugian Rp 10 juta.

Pemerintah Kota Palembang Batasi Dinas Luar, Berangkat Harus Izin Walikota

Ini Link Pengumuman PPDB SMA Plus Negeri 17 Palembang, SMAN 1 Palembang, Juga SMAN Sumsel

Sementara itu pelaku M Adi mengakui perbuatannya telah melakukan pembobolan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Disinggung mengenai pelariannya, pelaku selalu berpindah pindah tempat Kota Palembang untuk menghindari kejaran petugas.

"Hasil dari pencurian tersebut saya jual dan uangnya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari," kata Adi warga Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang.

Ia menjelaskan, sebelum mencuri di rumah korban terlebih dahulu ia mengintai lokasi.

"Dirasa kondisi aman dan Rusun korban sepi, saya nekat melakukan aksi tersebut," ungkapnya.

Ia menyesali perbuatannya. Atas perbuatannya pelaku terancam pasal 363 dengan hukuman diatas lima tahun penjara.

Ikuti Kami di Google Klik

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved