Breaking News:

Cara Lapor Kendaraan yang Sudah Dijual Agar Terhindar Tilang Elektronik Salah Sasaran, Segera Patuhi

Bila kendaraan baik roda dua dan roda empat milik Anda sudah dijual, ada baiknya segera melapor.

Maulana Mahardika
Ilustrasi CCTV : Kapolri yang baru saja dilantik Jenderal Listyo Sigit Prabowo berencana mengedepankan penegakan aturan lalu lintas berbasis elektronik (ETLE/Electronic Traffic Law Enforcement). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Bila kendaraan baik roda dua dan roda empat milik Anda sudah dijual, ada baiknya segera melapor.

Sangat banyak manfaat bila melaporkan hal tersebut.

Penerapan electronic traffic law enforcement ( ETLE) atau tilang elektronik mulai diterapkan di sejumlah wilayah.

Sangat memungkinkan, tilang tanpa berhadapan langsung dengan petugas ini akan diterapkan di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini menyusul rencana dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan menekankan penanganan pelanggaran lalu lintas dengan elektronik.

Dengan begitu, nantinya pelanggar lalu lintas tidak akan lagi diberikan surat bukti pelanggaran (tilang) oleh petugas melainkan akan dikirimkan surat konfirmasi sesuai dengan data yang ada pada kendaraan. 

Tetapi, penerapan tilang elektronik ini tidak menutup kemungkinan akan terjadi salah sasaran.

Selain disebabkan karena adanya pengemudi yang menggunakan pelat nomor palsu, atau karena kendaraan yang sudah berpindah tangan.

Untuk kendaraan yang sudah berpindah tangan tetapi belum dibalik nama, otomatis data yang ada di kepolisian tetap atas nama pemilik lama.

Sehingga, jika sewaktu-waktu pemilik kendaraan yang baru melakukan pelanggaran maka surat konfirmasi akan tetap dikirimkan ke alamat pemilik yang ada pada data.

Halaman
12
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved