Breaking News:

Berita Bisnis Palembang

Sumsel Segera Miliki Pabrik Pengolahan Kopi, Dibangun di Kawasan Sungai Lais Palembang

Direncanakan pabrik pengolahan Kopi Sumsel dibangun di kawasan Sungai Lais Palembang di areal lahan 135 hektar terhubung ke Jalan Lingkar Selatan.

Editor: Vanda Rosetiati
Sripo/ Ehdi Amin
Buah kopi yang siap untuk dipanen. Sumatera Selatan dalam waktu dekat bakal memiliki pabrik pengolahan kopi yang dibangun di kawasan Sungai Lais Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Provinsi Sumatera Selatan bakal segera memiliki pabrik pengolahan Kopi Sumsel yang dibangun. 

Direncanakan pabrik pengolahan Kopi Sumsel dibangun di kawasan Sungai Lais Palembang di areal lahan 135 hektar yang terhubung langsung ke Jalan Lingkar Selatan. 

Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi salah satu wilayah penghasil kopi terbesar di Indonesia. Potensi luas areal 250.198 Ha dan produksi 191.081 ton biji kering dan jumlah petani 191.081 Kepala Keluarga (KK) tersebar di 12 Kabupaten Kota dan ada 7 Kabupaten yang potensial produksi kopinya yaitu Muara Enim, Empat Lawang, Pagaralam, Lahat, Musi Rawas, OKU dan OKU Selatan.

Kepala Bidang P2HP (Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian) Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Rudi Aprian mengatakan, ada tiga kabupaten/kota yang sudah mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis untuk kopi Robusta, yakni Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Empat Lawang dan Kota Pagaralam.

Selain itu, Sumsel juga sudah punya kopi organik yang mendapat Sertifikat Organik dari BIOcert. Yaitu Kelompok Tani (KT) Bhineka Tunggal Ika asal Desa Sumber Karya, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat. Dan KT Harapan Jaya asal Desa Pekuwolan, Kecamatan Buay Rawan serta KT Sinar Mulya asal Desa Bedeng Tiga, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Tapi keuntungan ekspor Kopi Sumsel tidak lebih dari 108.000 kg dalam dua kali pengiriman di tahun 2020. Sisanya eksportir memilih mengirim kopinya melalui Lampung, akibat biaya transportasi ekspor Sumsel lebih tinggi dari Lampung.

"Inilah membuat miris, PAD Sumsel lari ke provinsi tetangga," ujarnya.

Lanjut Rudi, dengan adanya rencana PT Pelindo II Palembang bakal membangun pabrik hilirisasi komoditas kopi khas Sumatera Selatan di kawasan Sungai Lais, Kecamatan Kalidoni, Palembang tentunya ini merupakan wujud mimpi masyarakat perkopian di Sumatera Selatan.

"Pastinya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Dirjenbun melalui Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan menyambut baik hal ini dan kita banyak memberikan bantuan peralatan pascapanen dan pengolahan dalam rangka peningkatan mutu kopi sesuai standar ekspor," jelasnya.

Sementara itu, Walikota Palembang, H Harnojoyo bersyukur, lahan seluas 135 Hektar yang belum produktif kini akan dibuat produktif sehubungan akan dibuatnya Jalan Lingkar Timur. Ia cukup menyayangkan dengan lahan kopi yang memiliki total luas kurang lebih 2.400 hektar, ekspor kopi yang berasal dari Sumatera Selatan hingga saat ini masih dilakukan melalui provinsi lainnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved