Breaking News:

Mobil Dinas sekda Muara Enim Terbakar

Detik-detik Mobil Sekda Muara Enim Terbakar, Motor Hantam Mobil, Tabrakan Adu Kambing Keluar Api

Kronologi kejadian adalah mobil bertabrakan dengan motor Honda CBR yang dikendarai Eris Munadar warga Jl Pramuka Muara Enim.

TRIBUN SUMSEL/IKA ANGGRAENI/ISTIMEWA
Kondisi mobil dinas Toyota Fortuner BG 6 DZ yang ditumpangi Pj Sekda Muara Enim dr H Yan Riyadi MARS yang terbakar di Jalan Lintas Sumatera Dusun III, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (23/1/2021). Motor menabrak mobil dan kedua kendaraan itu terbakar. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Mobil Dinas Toyota Fortuner BG 6 DZ yang ditumpangi Pj Sekda Muara Enim dr H Yan Riyadi MARS terbakar di Jalan Lintas Sumatera Dusun III, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (23/1/2021).

Kronologi kejadian adalah mobil bertabrakan dengan motor Honda CBR yang dikendarai Eris Munadar warga Jl Pramuka Muara Enim.

Dari informasi yang berhasil dihimpun detik-detik peristiwa tersebut berawal Pj Sekda Muara Enim dr H Yan Riyadi MARS menuju ke arah Palembang.

Ketika di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang sebuah motor Honda CBR (plat hilang) yang dikendarai oleh Eris Munandar (33) dengan posisi motor sudah terbalik dan menghantam mobil Toyota fortuner BG 6 DZ yang dikendarai oleh Agus Prianto yang datang dari arah Muara Enim sehingga terjadilah tabrakan menyebabkan korban mengalami luka patah kaki sebelah kiri.

Akibat tabrakan tersebut motor sempat terseret sehingga menyebabkan motor dan mobil dinas terbakar. Kemudian sopir dan Pj Sekda Muara Enim langsung keluar menyelamatkan diri dan mengamankan diri ke Kantor Kecamatan Gunung Megang dan hanya menderita luka-luka lecet.

Sedangkan pengendara motor menderita luka di kaki dan dibawa ke Bidan Yati desa Tanjung Terang, dan kemudian dibawa keluarga ke tukang urut patah tulang.

Ketika dikonfirmasi ke Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muara Enim Riswandar membenarkan adanya kejadian kecelakaan tersebut.

Tidak ada korban jiwa dan Sekda telah diamankan di Kantor Kecamatan Gunung Megang dan pengendara motor dilarikan ke RSUD Muara Enim. Untuk informasi sementara diduga penyebab lakalantas tersebut Mobdin Sekda bertabrakan dengan sepeda motor.

"Saya lagi dijalan, nanti kalau sudah tiba baru tahu kronologisnya," jelas Plt Asisten III Pemkab Muara Enim ini.

Sementara itu Kasat Lantas Muara Enim AKP Desi, juga membenarkan adanya lakalantas tersebut yang melibatkan Mobil Dinas Sekda Muara Enim dan sebuah motor.

Tidak ada korban jiwa, penumpang mobil hanya luka-luka lecet dan shock, sedangkan pengendara motor patah tulang dan dibawa keluarganya berobat ke tukang urut patah tulang. Untuk Mobil Dinas Sekda Muara Enim dan motor sudah diamankan.

Mobil Dinas Sekda Muara Enim terbakar di ruas Jalan Muara Enim-Palembang tepatnya di Desa Tanjung Terang Kecamatan Belimbing, Sabtu (23/1/2021).
Mobil Dinas Sekda Muara Enim terbakar di ruas Jalan Muara Enim-Palembang tepatnya di Desa Tanjung Terang Kecamatan Belimbing, Sabtu (23/1/2021). (TRIBUN SUMSEL/IKA ANGGRAENI)

Sebelumnya, mobil Dinas Sekda Muaraenim terbakar di ruas Jalan Muaraenim- Prabumulih tepatnya di desa Tanjung Terang Kecamatan Belimbing Muaraenim.

Berdasarkan informasi yang berhasil Tribunsumsel.com himpun di lapangan,Sabtu,(23/1/2020) peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Mobil dinas bernomor polisi BG 6 DZ tersebut tampak mengeluarkan api dan membuat masyarakat dan pengguna jalan disekitar heboh hingga ketakutan karena khawatir mobil tersebut meledak.

Adanya peristiwa tersebut membuat pengguna jalan dan pengendara roda dua dan empat berhenti dan tidak berani untuk mendekat ataupun lewat di ruas jalan tersebut.

Kemacetan panjangpun terjadi akibat adanya peristiwa tersebut.

Kecelakaan Kendaraan Dinas Januari 2021

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan dinas sebelumnya terjadi di Ogan Ilir. Saat itu kendaraan dinas Puskesmas Tanjung Timbangan Inderalaya, Ogan Ilir pelat BG 9214 TZ yang dikemudikan Edi (58) tabrakan dengan mobil pribadi Daihatsu Xenia yang dikemudikan seorang bocah 13 tahun berinisial PS.

Kejadiannya di jalan lintas Sumatera (jalinsum) di Indralaya, Ogan Ilir, tepatnya di depan Rumah Sakit Ar Royyan, Senin (18/1/2021) sore.

Si Bocah berinisial PS syok setelah mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan.

Mobil Xenia yang dikendarainya tabrakan dengan Suzuki APV di jalan lintas Sumatera (jalinsum) di Indralaya, Ogan Ilir, tepatnya di depan Rumah Sakit Ar Royyan.

Kedua mobil yang terlibat kecelakaan sama-sama terlempar ke sisi jalan. Tidak ada korban jiwa dari kecelakaan ini.

Mobil APV yang dikemudikan Edi rusak di bagian kaca depan kiri.

Sementara mobil Xenia yang menabrak, rusak di bagian depan mobil.

Seorang wanita yang mengaku orang tua PS, mengaku terpaksa meminta putranya untuk mengemudikan mobil.

"Kami sedang mengantar keluarga yang mau berobat ke RS Ar Royyan, mendesak sekali. Tidak ada sopir di rumah, jadi terpaksa nyuruh anak saya," ujar wanita yang tak bersedia menyebutkan identitasnya itu.

Di lokasi kecelakaan, petugas kepolisian sibuk memindahkan kendaraan yang terlibat kecelakaan, menjauh dari sisi jalan.

Sementara petugas yang lain sibuk mengatur lalu lintas di seputar TKP.

"Pengemudi yang terlibat kecelakaan masih diperiksa. Untuk arus lalu lintas tetap lancar dan tidak ada kemacetan," kata Kasatlantas Polres Ogan Ilir, AKP Sutrisman melalui Kapospol Timbangan, Aiptu Yanto Indawan.

Kronologi kecelakaan, sebuah mobil Suzuki APV dengan pelat nomor BG 9214 TZ yang dikemudikan Edi (58), melaju dari arah pintu tol Palindra menuju Timbangan.

Saat melintas di depan Rumah Sakit Ar Royyan, pengemudi APV mengaku kaget ada mobil Daihatsu Xenia, tiba-tiba keluar dari area parkir RS Ar Royyan.

"Saya kaget ada mobil tiba-tiba keluar dari rumah sakit mau belok ke arah mobil saya," kata Edi saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Edi mengungkapkan, mobil APV yang merupakan kendaraan operasional Puskesmas Timbangan tersebut melaju dengan kecepatan rendah saat terjadi kecelakaan.

"Saya santai aja bawa mobil cuma kecepatan 20 (kilometer perjam), karena sambil merokok. Eh tiba-tiba ada mobil itu nyelonong langsung belok," ujar Edi.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved