Refly Harun Sebut Polisi Harus Periksa Ahok dan Raffi Ahmad Agar Hukum Tak Terkesan Tebang Pilih
Refly Harun Sebut Polisi Harus Periksa Ahok dan Raffi Ahmad Agar Hukum Tak Terkesan Tebang Pilih
TRIBUNSUMSEL.COM - Polemik pesta ultah yang dihadiri oleh Ahok, Raffi Ahmad dan sejumlah artis lainnya tampaknya berbuntuk panjang.
Pakar hukum tata negara Refly Harun menanggapi kabar mengenai Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang berada di pesta bersama Raffi Ahmad dan sejumlah artis lainnya.
Pesta itu diketahui berlokasi di sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan.
Acara ini menuai kritikan lantaran kehadiran Raffi Ahmad yang baru saja mendapatkan vaksin Covid-19 tahap pertama.
Meski demikian, Raffi telah meminta maaf atas kesalahannya melalui media.
"Udah komunikasi, dijelaskan bahwa sebenarnya itu acara ulang tahunnya papanya teman saya. Sebenarnya sih masuk ke sana juga lewatin protokol kesehatan dan lain-lain," jelas Raffi Ahmad dalam Instagramnya pada Kamis (14/1).
Adapun Ahok yang menjabat Komisaris Utama PT Pertamina itu hadir dalam pesta, padahal saat ini masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diperketat di Jakarta atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Menanggapi peristiwa ini, Refly Harun menilai adanya pelanggaran luar biasa karena terjadi ketika Jakarta memberlakukan PSBB ketat dari 11-25 Januari 2021.
"DKI sedang mengadakan pengetatan PSBB tapi ada pesta seperti ini, maka harusnya itu pelanggaran yang luar biasa, tapi kira-kira polisi mau tidak menindak lanjutinya secara tegas, atau sekadar mengklarifikasi saja?," ucap Refly Harun.
Lebih lanjut, Refly Harun mempertanyakan penegakkan hukum untuk peristiwa Raffi Ahmad bersama Ahok ini.
"Apakah penegak hukum akan memeriksa Ahok, Raffi, dan teman-temannya untuk menunjukkan bahwa penegak hukum tidak tebang pilih?," tegas Refly Harun.
Refly Harun menilai, seharusnya Raffi Ahmad dan Ahok yang telah terkenal di Indonesia, bisa memberikan contoh soal vaksinasi Covid-19 karena saat ini masih banyaknya keraguan masyarakat.
"Padahal diharapkan menjadi frontliner, memberikan contoh, tapi sayangnya dia tidak menjaga sikap setelah mendapatkan vaksinasi dan tidak menjaga protokol kesehatan dan itu tertangkap basah oleh kamera," jelas Refly Harun.
Tak hanya itu, Refly Harun lantas menyoroti dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara yang dihadiri Raffi Ahmad.
"Kalau kita mau bicara equality before the law, pelanggaran seperti ini diproses oleh kepolisian karena tetap pelanggaran juga," aku Refly Harun dilansir pada Jumat (15/1/2021).