Breaking News:

Robohkan Pondok Sarang Narkoba dan Judi di Tanjung Raja, Polisi : Kita Cabut ke Akar-akarnya

Polisi membongkar sebuah pondok yang sering dijadikan tempat transaksi narkoba di Desa Kerinjing dan Sekonjing di Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir

TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Petugas gabungan Polres Ogan Ilir dan Polsek Tanjung Raja membongkar sebuah pondok yang sering dijadikan tempat transaksi narkoba di Desa Kerinjing dan Sekonjing di Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Petugas gabungan Polres Ogan Ilir dan Polsek Tanjung Raja membongkar sebuah pondok yang sering dijadikan tempat transaksi narkoba di Desa Kerinjing dan Sekonjing di Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir.

Warga di kedua desa tersebut mendadak heboh ketika puluhan personil kepolisian datang pada Senin (11/1/2021) petang pukul 16.00.

Tanpa basa-basi, sebanyak 50 personil polisi yang dipimpin Kasat Binmas Polres Ogan Ilir, AKP Makmur Arrasyid  dan Kapolsek Tanjung Raja, AKP Fajri Anbiya, langsung merobohkan sejumlah pondok terbuat dari kayu dan daun nipah tersebut.

"Informasi dari warga, pondokan ini tempat konsumsi dan transaksi narkoba jenis sabu," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy melalui rilis yang diterima TribunSumsel.com, Senin (11/1/2021) malam.

Selain tempat peredaran narkoba, kata Yusantiyo, beberapa pondok di kedua desa itu sering digunakan untuk berjudi dan sabung ayam.

"Jadi kita robohkan ada delapan pondok," kata Yusantiyo.

Menurut pria yang pernah menjabat Kasatlantas Polrestabes Palembang ini, banyak laporan masyarakat desa setempat yang mengaku resah dengan kegiatan melanggar hukum di pondok tersebut.

Hasilnya, petugas menemukan peralatan konsumsi narkoba seperti pirek, bong dan korek gas.

"Ada banyak alat hisap sabu yang diamankan. Namun belum ada pelaku yang berhasil diamankan. Ada juga kartu remi untuk main judi," terang Yusantiyo.

Tak berhenti sampai di sini, polisi akan terus memonitor aktivitas transaksi narkoba khususnya di kedua desa di Kecamatan Tanjung Raja itu.

Bahkan Yusantiyo menegaskan, pelanggaran hukum yang terjadi di Desa Sekonjing dan Kerinjing akan dituntaskan.

"Kalau seumpamanya pohon, harus kita cabut sampai ke akar-akarnya. Dan saya melihat masyarakat sangat mendukung," ujar Yusantiyo.

"Maka kepada para pelaku, kami imbau untuk mengurungkan niat transaksi narkoba maupun judi. Kalau masih coba-coba, kita tindak tegas," kata dia.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved