Breaking News:

Berita OKI

Libur Nataru Ada 3.000 Lebih Orang Lintasi Tol Palembang-Lampung, 2 Pelancong Reaktif Covid-19

Sebagian besar untuk pengendara yang datang dari luar daerah khususnya Pulau Jawa. Mereka membawa surat keterangan hasil rapid test.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Kasat Lantas Polres Ogan Komering Ilir, AKP Beni Nofiza saat di lokasi exit Tol simpang Desa Celikah, Sabtu (2/1/2020). Ada 3.000 lebih orang melintas di ruas Tol Palembang-Lampung. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Memanfaatkan libur panjang Natal dan Tahun Baru, sebagaian warga memanfaatkan untuk perjalanan ke luar kota.

Libur Nataru Ada 3.000 lebih orang lintasi Tol Palembang-Lampung, 2 pelancong reaktif Covid-19.

Seperti terpantau di lokasi exit tol simpang Desa Celikah, Sabtu (2/1/2020).

Puluhan mobil pribadi berplat Jawa dan Lampung memasuki wilayah Kota Kayuagung.

"Sejauh ini untuk situasi arus lalu lintas yang masuk dan keluar exit tol terpantau ramai lancar dan berjalan seperti biasanya,"

"Sedangkan kendaraan yang masuk di wilayah kita (Kota Kayuagung-red), sebagian besar berplat dari pulau Jawa dan Lampung. Namun yang dari Sumsel juga lumayan banyak," kata Kasat Lantas Polres Ogan Komering Ilir, AKP Beni Nofiza.

Selain kondisi lancar, petugas juga secara intensif melakukan pengecekan suhu tubuh dan pengecekan rapid test antigen secara random (acak) bagi pengendara.

"Sebagian besar untuk pengendara yang datang dari luar daerah khususnya Pulau Jawa. Mereka membawa surat keterangan hasil rapid test dari wilayah tempat dia berangkat," katanya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Iwan Setiawan menjelaskan sejauh ini telah ada 125 pengendara yang telah dirapid test antigen dan sisanya 3.658 dirapid test antibodi.

"Dari hasil rapid test antigen tersebut, terdapat 2 orang pengendara yang hasilnya reaktif. Dan langsung dirujuk ke rumah sakit untuk melakukan isolasi mandiri," ujar Iwan.

Dikatakan lebih lanjut, salah satu yang dinyatakan reaktif tersebut berasal dari Kabupaten Ogan Ilir yang menggunakan mobil pribadi.

"Kemarin ada kendaraan pribadi seluruh penumpangnya dilakukan pengecekan, dan ternyata ada satu orang yang reaktif. Dengan sigap mereka itu berinisiatif untuk memisahkan keluarga yang dinyatakan reaktif ini,"

"Setelah itu orang yang reaktif tersebut kemudian langsung dibawa oleh ambulans dan dirujuk ke RSUD Kayuagung untuk menjalani isolasi. Saat itu keadaannya Orang Tanpa Gejala atau OTG," terang Iwan yang juga Kepala Dinas Kesehatan OKI.

Ikuti Kami di Google

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved